Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Jahirin Kawal Aspirasi Warga Kandangserang Soal Air Bersih

Nanang Rendi Ahmad • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 18:12 WIB
RESES: Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Jahirin saat reses di Kecamatan Kandangserang, belum lama ini.
RESES: Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Jahirin saat reses di Kecamatan Kandangserang, belum lama ini.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Persoalan air bersih menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Jahirin.

Memasuki musim kemarau, dia mendorong agar kebutuhan dasar warga di wilayah selatan Kabupaten Pekalongan segera mendapat penanganan.

Hal itu disampaikan Jahirin setelah menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di Kecamatan Kandangserang.

Keluhan kesulitan air bersih datang dari warga Desa Gembong, Bodas, hingga Klesem.

“Untuk jangka cepatnya adalah pemenuhan air karena musim kemarau ini memang sulit mendapatkan air bersih,” kata Jahirin.

Menurut dia, sejumlah sumber air yang selama ini digunakan warga mulai mengering. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus berbagi sumber air yang masih tersedia.

Baca Juga: Tiga Wilayah di Jateng Bakal Dipasang Pompa Air Tenaga Surya (PATS), Mampu Mengairi 50 Hektare Lahan Pertanian

Anggota DPRD dari Fraksi PKB ini melihat, sebenarnya ada potensi sumber air yang bisa dikembangkan.

Salah satunya berada di Desa Trajumas. Sumber tersebut memiliki debit cukup besar, tetapi belum mudah dimanfaatkan karena membutuhkan jaringan pipanisasi yang panjang.

“Sumber yang besar itu ada di Desa Trajumas. Untuk mengakses sumber itu membutuhkan anggaran yang cukup besar,” ujarnya.

Karena itu, Jahirin mendorong penanganan dilakukan secara bertahap. Untuk kebutuhan mendesak, suplai air bersih dinilai perlu disiapkan jika kemarau berlangsung lebih panjang. Sementara dalam jangka panjang, pembangunan jaringan pipanisasi bisa menjadi solusi permanen.

“Sementara masih bisa bertahan. Cuma kalau musim kemaraunya ini panjang, bisa jadi harus disuplai,” tuturnya.

Jahirin juga tidak hanya menyoroti persoalan air. Dalam reses tersebut, dia menerima sejumlah aspirasi terkait kerusakan jalan, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan UMKM.

Untuk infrastruktur, dia menyebut beberapa aspirasi masyarakat sebelumnya telah diperjuangkan melalui anggaran aspirasi. Di antaranya pembangunan rabat beton yang menghubungkan Dukuh Karangnangka, Desa Gembong, dengan Desa Telagasana, Kabupaten Pemalang.

Pengaspalan juga telah dilakukan di Jalan Kabupaten Desa Trajumas serta ruas Desa Klesem yang menghubungkan dengan Desa Gembong, khususnya Dukuh Pringamba.

“Kita berusaha untuk menyampaikan ke PU atau dinas terkait untuk segera menyelesaikan jalan-jalan yang rusak di Kecamatan Kandangserang,” tegasnya.

Baca Juga: Pasang Sambungan Baru PDAM Tirta Kajen Diskon 50 Persen, Kado HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan

Di bidang kesehatan, Jahirin mencatat keluhan warga terkait kepesertaan BPJS yang nonaktif. Persoalan itu dinilai perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Sementara untuk sektor ekonomi, dia mendorong agar pengembangan UMKM tidak berhenti pada pelatihan sesaat. Menurut Jahirin, masyarakat perlu mendapat pendampingan hingga mampu menghasilkan produk dan memasarkannya.

Potensi kreativitas lokal, seperti pembuatan sapu songket, menurut dia, bisa dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Jahirin menyatakan siap mendorong fasilitasi pelatihan, termasuk pemasaran dan digital marketing.

“Kalau memang ada kreativitas lokal yang bisa dikembangkan, kami siap memfasilitasi,” tandasnya. (nra)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
reses Jahirin DPRD Kabupaten Pekalongan Kandangserang