Sukirman Minta TP PKK Kabupaten Pekalongan Kurangi Ketergantungan APBD

Nanang Rendi Ahmad • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:18 WIB
SINERGI: Plt. Bupati Pekalongan Sukirman rapat konsultasi TP PKK Kabupaten Pekalongan, Kamis (13/8/2026).
SINERGI: Plt. Bupati Pekalongan Sukirman rapat konsultasi TP PKK Kabupaten Pekalongan, Kamis (13/8/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pekalongan diminta mulai mencari sumber dukungan di luar APBD untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Kerja sama dengan perbankan, BUMN, BUMD hingga lembaga nonpemerintah dinilai bisa menjadi jalan untuk memperluas gerak organisasi tersebut.

Pesan itu disampaikan Plt Bupati Pekalongan Sukirman saat membuka rapat konsultasi TP PKK Kabupaten Pekalongan bersama para pembina dari organisasi perangkat daerah (OPD) di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Kamis (13/8).

Menurut Sukirman, ketergantungan pada APBD perlu mulai dikurangi. Sebab, kebutuhan program pemberdayaan keluarga dan masyarakat cukup luas, sementara kemampuan anggaran pemerintah memiliki keterbatasan.

”Coba mulai membuka ruang-ruang, tidak hanya bergantung kepada APBD, barangkali bisa bekerja sama dengan lembaga-lembaga perbankan dan seterusnya,” kata Sukirman.

Program yang disusun TP PKK juga diharapkan bisa terhubung dengan program OPD sehingga sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan bersama.

Sejumlah isu lokal disebutnya perlu mendapat perhatian, mulai stunting, pernikahan dini, kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi hingga literasi.

”Tidak kalah penting juga literasi. Karena angka literasi kita di Kabupaten Pekalongan tergolong rendah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya. (nra)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
Sukirman kabupaten Pekalongan TP PKK