METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Warga Dukuh Semampir, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas, Jumat (11/9) pagi. Mayat tersebut diitemukan di lahan Perhutani, jauh dari permukiman warga. Kondisinya sudah membusuk dan sebagian tubuh mengering.
Mayat tersebut kali pertama ditemukan Casdi, 50, petani setempat yang hendak berangkat bekerja. Saat melintas di sekitar lokasi, dia mencium bau tak sedap yang menyengat. Casdi kemudian mencari sumber bau tersebut. Tak jauh dari lokasi, dia mendapati sesosok mayat tergeletak di area lahan Perhutani.
Polisi bersama Unit INAFIS Satreskrim Polres Pekalongan dan tim medis RSUD Kajen kemudian mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad untuk pemeriksaan medis.
"Korban diperkirakan laki-laki berusia sekitar 60 tahun dengan tinggi badan sekitar 160 sentimeter. Mengenakan hem kotak-kotak merah, celana kain pendek, dan sarung motif kotak-kotak kuning," kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti.
Sebagian kulit mayat dan daging pada tangan serta kaki telah mengering hingga menyisakan tulang. Kedua telapak kaki serta bagian siku hingga telapak tangan juga sudah tidak ada.
Menurut keterangan warga, pria tersebut sempat terlihat di sekitar jalan Dukuh Semampir sekitar sebulan lalu. Saat itu, dia diduga mengemis atau meminta makanan kepada warga.
Namun, tidak ada warga yang mengetahui identitas maupun asal-usul pria tersebut. Polisi menduga korban merupakan orang terlantar yang meninggal dunia karena sakit di lokasi tersebut. Tidak ditemukan identitas pada tubuh korban.(nra)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan