METROPEKALONGAN.COM, Kajen – Adegan penyembelihan kambing dalam penampilan salah satu tim di Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 turut menjadi sorotan setelah video karnaval tersebut viral di media sosial.
Adegan tersebut kemudian dikaitkan dengan dugaan ritual satanic oleh sebagian warganet.
Namun, perwakilan Tim Simone, M. Akhid, membantah adanya maksud ritual dalam adegan tersebut.
Ia mengatakan kambing memang disiapkan untuk acara rahatan atau makan bersama setelah karnaval selesai.
"Untuk penyembelihan itu kami murni untuk rahatan bersama setelah acara," kata Akhid.
Menurutnya, tim tidak memahami jika konsep penampilan yang mereka menuat unsur ritual satanic.
Akhid menyebut konsep tersebut mereka dapatkan dari berbagai referensi karnaval. Kostum disewa dari Malang, Jawa Timur, sedangkan gerakan dikembangkan berdasarkan sejumlah video pertunjukan di YouTube.
"Kalau awalnya kami tidak tahu mengenai apa itu ritual satanic. Kami hanya melihat apa yang menurut kami unik dari festival lain, lalu kami sewa (kostumnya), lalu kami adaptasi di sini," ujarnya. (nra)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan