METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemkab Pekalongan menyambut positif program Sakpore (Sak Jam Kanggo Keluarga Tanpa HP).
Program tersebut merupakan gagasan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan untuk mengajak keluarga meluangkan waktu satu jam tanpa telepon genggam (gawai) maupun perangkat digital lainnya.
Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan, program tersebut akan ditindaklanjuti melalui surat edaran.
Sasaran awalnya aparatur sipil negara (ASN) beserta jajaran pemerintahan hingga tingkat bawah.
“Ini akan segera kami terbitkan edaran, khususnya kepada ASN plus stakeholder lainnya. Mari bersama-sama memberikan contoh untuk setiap malam kumpul bersama suami, istri, dan anak-anak” kata Sukirman saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Pekalongan 2026 di Aula Setda, Rabu (14/10) lalu.
Menurut dia, Sakpore bukan sekadar ajakan menjauhkan gawai, melainkan upaya mengembalikan waktu berkualitas bersama keluarga.
Satu jam tersebut bisa dimanfaatkan untuk beribadah, belajar, bermain, atau sekadar berbincang bersama.
Sukirman menilai, keterbatasan interaksi di dalam keluarga perlu menjadi perhatian. Sebab, pembinaan dan pengawasan anak tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pihak lain.
Dia mengaitkan penguatan hubungan keluarga dengan upaya mencegah kenakalan remaja yang berpotensi mengarah pada tindak kriminal.
“Yang jelas adalah semangatnya untuk mengarah ke sana, sehingga satu jam ini benar-benar digunakan untuk ibadah, belajar bersama, main bersama, terus bersengkrama bersama,” ujarnya.
Untuk pelaksanaan di lingkungan ASN, lanjut Sukirman, koordinasi akan dilakukan oleh masing-masing kepala perangkat daerah. Dokumentasi kegiatan juga akan diminta sebagai bagian dari pemantauan penerapan program.(nra)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan