Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Cek Dinding Rumahmu, Dinding Berjamur Bisa Pengaruhi Kesehatan

Riyan Fadli • Selasa, 18 Februari 2025 | 10:01 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

METROPELALONGAN.COM - Saat musim hujan, kondisi ruangan di rumah kita menjadi lembab. Kondisi ini bisa membuat jamur tumbuh di dinding-dinding rumah.

Jamur di dinding rumah dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki alergi.

Ciri-ciri dinding rumahmu yang ditumbuhi jamur adalah munculnya bercak hitam atau putih di dinding. Corak bintik-bintik itu muncul menyebar di berbagai sisi.

Bentuknya seperti serbuk-serbuk kecil yang bisa terbang jika tertiup angin. Sehingga berbahaya jika terus-menerus terhirup oleh manusia.

Jamur di dinding rumah dapat menyebabkan reaksi alergi yang ditandai dengan gejala seperti bersin, hidung tersumbat, gatal pada mata atau tenggorokan, serta batuk.

Paparan jamur dari dinding rumah juga dapat memicu serangan asma atau memperburuk kondisi asma yang sudah ada.

Spora jamur dapat mengiritasi saluran pernapasan dan menyebabkan penyumbatan.

Tanpa disadari, paparan jamur berlebihan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas. Seperti neumonitis hipersensitivitas, yang ditandai dengan gejala batuk, sulit bernapas, dan demam.

Spora jamur juga dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif.

Untuk mencegah gangguan kesehatan ini, penting untuk mengatasi pertumbuhan jamur di rumah.

Seperti meningkatkan ventilasi, menggunakan dehumidifier, dan membersihkan area yang terkena jamur. 

Tembok yang berjamur karena lembab tidak hanya berpengaruh pada kesehatan, tapi bisa menjadi masalah yang mengganggu estetika rumah.

Tembok berjamur biasanya disebabkan oleh beberapa faktor utama yang berkaitan dengan kelembapan.

Air hujan atau air tanah dapat masuk ke dalam struktur bangunan melalui atap yang rusak atau pipa yang bocor. Sehingga menciptakan kondisi yang lembap yang mendukung pertumbuhan jamur.

Ruangan yang jarang terkena sinar matahari langsung atau memiliki ventilasi yang buruk, seperti kamar mandi dan dapur, dapat menyebabkan udara lembap terperangkap di permukaan tembok. Sehingga menjadi tempat nyaman untuk tumbuh jamur.

Selain itu, cat yang tidak berkualitas atau tidak dilengkapi dengan lapisan pelindung dapat memudahkan jamur untuk menempel dan tumbuh di permukaan tembok.

Untuk membersihkan jamur di dinding kamu perlu menggunakan sarung tangan untuk melindungi diri dari spora-spora jamur. 

Jika masalah jamur di dinding cukup parah, sebaiknya panggil profesional untuk mengatasinya.

Konstruksi dinding yang kurang baik atau retakan pada dinding luar rumah juga dapat menjadi penyebab tumbuhnya jamur.

Dengan mengatasi permasalahan-permasalahan itu, kita bisa lebih menjaga pola hidup sehat. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#dinding #jamur #kesehatan