Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

RS Siti Khodijah Pekalongan, Pelayanan Tanpa Diskriminasi, Makanan Lezat untuk Semua Pasien​

Lutfi Hanafi • Jumat, 21 Maret 2025 | 21:50 WIB
LAYANAN MAKSIMAL - RS Khodijah Pekalongan melayani pasien BPJS Kesehatan dan umum dengan sepenuh hati.
LAYANAN MAKSIMAL - RS Khodijah Pekalongan melayani pasien BPJS Kesehatan dan umum dengan sepenuh hati.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Di tengah stigma bahwa pasien BPJS Kesehatan seringkali mendapatkan pelayanan yang kurang optimal, RS Siti Khodijah Pekalongan hadir dengan pendekatan berbeda.

Rumah sakit ini menempatkan semua pasien pada posisi yang sama, tanpa membedakan status asuransi, dan memastikan setiap individu mendapatkan pelayanan terbaik.​

Nana Riskyta Asiana, seorang pasien operasi yang dirawat beberapa hari di RS Siti Khodijah, mengungkapkan, kepuasannya terhadap pelayanan rumah sakit ini.

Meskipun menggunakan fasilitas BPJS, Nana merasa tidak ada perbedaan dalam perlakuan yang diterimanya.

"Di sini nyaman, pelayanannya bagus, terutama makannya enak dan estetik penyajiannya," ujarnyakepada metropekalongan.com, Jumat 21 Maret 2025.​

Sebelum menjalani operasi, Nana sempat memotret hidangan yang disajikan dan membagikannya di status WhatsApp.

Oleh karena itu, rumah sakit ini memutuskan untuk mengelola sendiri penyediaan makanan bagi pasien, alih-alih menggunakan jasa katering pihak ketiga.

Langkah ini diambil setelah evaluasi menunjukkan tingginya sisa makanan saat dikelola oleh pihak ketiga. Data menunjukkan penurunan signifikan sisa makanan setelah beralih ke swakelola.

Sebelum Swakelola, pada September 2024 sisa makanan 8,99 persen​, pada Oktober 2024 10,95 persen​ dan November 2024 3,52 persen​.

Setelah Swakelola pada Desember 2024 langsung turun signifikan 5,09 persen​, dan turun lagi pada Januari 2025 menjadi 2,61 persen​, bulan kemarin Februari bahkan menyentuh angka 1,62 persen​.

ESTETIK - Walaupun menu makan untuk pasien, sajian makan di RS Khodijah dibuat semenarik dan seenak mungkin, agar dikonsumsi pasien agar cepat pulih.
ESTETIK - Walaupun menu makan untuk pasien, sajian makan di RS Khodijah dibuat semenarik dan seenak mungkin, agar dikonsumsi pasien agar cepat pulih.

"Penurunan signifikan ini berdampak positif pada kondisi pasien. Dengan makan yang lahap dan teratur, pemulihan juga lebih cepat," jelas dr. Ayyub.

Ia menambahkan bahwa terutama pada pasien anak, pemulihan lebih cepat karena mereka menghabiskan makanan yang disajikan dengan menarik dan lezat.​

Untuk memastikan kualitas dan estetika penyajian makanan, RS Siti Khodijah menggandeng chef profesional, Sutarno Suwandi, sebagai executive chef. Chef Sutarno, bersama timnya, bahkan memilih langsung wadah saji hingga piring untuk pasien, agar tampilan hidangan setara dengan sajian di kafe atau restoran.

Selain itu, chef secara rutin berkeliling ke pasien untuk mencari masukan terkait rasa dan penyajian makanan, guna mencapai kesempurnaan layanan.​

RS Siti Khodijah menegaskan bahwa mereka tidak membedakan pelayanan antara pasien umum maupun BPJS. Semua dilayani sepenuh hati sesuai dengan motto rumah sakit: "Melayani Karena Allah".

Rumah sakit yang beralamat di Jalan Bandung No.39-47, Pekalongan, ini merupakan milik Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan dan dikenal dengan visinya sebagai rumah sakit yang tumbuh dan terpilih.​

Dengan pendekatan humanis dan inovatif dalam pelayanan, RS Siti Khodijah Pekalongan membuktikan bahwa setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, menjadikannya contoh teladan bagi fasilitas kesehatan lainnya. (han/web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bpjs #estetik #pasien #rs #RS Siti Khodijah Pekalongan #hidangan #bpjs kesehatan #cafe