METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Warga Kota Pekalongan tidak perlu menunggu hari ulang tahun tiba, untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan telah membuka akses layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh Puskesmas.
Termasuk Puskesmas Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, bagi seluruh masyarakat satu kali dalam setahun tanpa memandang tanggal lahir.
Baca Juga: Contohkan Cek Kesehatan Gratis, Inggit Ajak Warga Manfaatkan Kesempatan Ini
Hal ini disampaikan oleh Kepala UPT Puskesmas Klego, dr MJ Budhi Narti, saat dihubungi pada Minggu 6 April 2025.
Menurutnya, banyak masyarakat yang belum memahami jika layanan ini sudah bisa diakses kapan saja.
“Awalnya masyarakat tahunya hanya bisa CKG saat ulang tahun. Padahal sejak pertengahan Februari hingga awal Maret lalu, pemerintah sudah membuka slot pemeriksaan untuk seluruh warga tanpa harus menunggu hari ulang tahun,” ujar dr Budhi.
Meski sudah diperluas, dr Budhi mengakui antusiasme masyarakat masih terbilang rendah. Salah satunya karena kurangnya pemahaman mengenai jenis layanan yang diberikan.
Sebagian warga menganggap pemeriksaan yang mereka dapatkan tidak sesuai ekspektasi.
“Pemeriksaan yang diberikan memang sesuai dengan fasilitas yang tersedia di puskesmas. Namun tetap menyeluruh untuk deteksi awal,” jelasnya.
Baca Juga: RS Siti Khodijah Pekalongan, Pelayanan Tanpa Diskriminasi, Makanan Lezat untuk Semua Pasien
Adapun jenis pemeriksaan yang bisa diakses meliputi pemeriksaan darah rutin, kimia darah, urine, serta triple eliminasi untuk HIV, hepatitis, dan sifilis.
Selain itu, ada pula pemeriksaan gigi serta skrining kanker seperti kanker paru dan kanker payudara melalui sesi wawancara dan kuisioner.
Untuk mengikuti program ini, warga hanya perlu membawa KTP dan disarankan berpuasa 8–10 jam sebelumnya.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Pekalongan Pastikan Tak Ada Fasilitas Kesehatan yang Tutup Selama Libur Lebaran
Bagi yang memiliki gawai pintar bisa mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Sementara bagi warga lansia atau yang tidak memiliki akses teknologi, bisa langsung datang ke Puskesmas.
“Kebanyakan yang datang itu lansia. Kami bantu pendaftaran manualnya di puskesmas. Jadi tetap dilayani,” tambah dr Budhi.
Baca Juga: Angka Stunting di Pekalongan Turun Drastis, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkot Pekalongan
Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi penyakit tertentu, puskesmas akan memberikan tindakan lanjutan sesuai kapasitas pelayanan.
Bila penyakit masih bisa ditangani di tingkat puskesmas, warga akan diminta datang kembali untuk pemeriksaan lanjutan.
Namun, jika memerlukan penanganan lebih lanjut, warga akan diarahkan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan tingkat lanjutan sesuai prosedur rujukan.
Sampai awal April ini, tercatat sudah sekitar 300–400 warga yang terlayani program CKG di Puskesmas Klego saja.
Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring peningkatan sosialisasi dan kemudahan akses.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini. Tidak perlu menunggu sakit untuk datang ke puskesmas. Apalagi sekarang semua bisa akses layanan gratis ini cukup dengan KTP,” pungkas dr Budhi. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla