Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Karina: JKN Memberi Rasa Aman dan Kemudahan dalam Layanan Kesehatan

Puput Puspitasari • Senin, 23 Juni 2025 | 22:25 WIB
Karina menunjukkan aplikasi Mobile JKN.
Karina menunjukkan aplikasi Mobile JKN.

METROPEKALONGAN.COM, Magelang – Dalam kesibukan hari yang biasa, ada langkah kecil yang diambil seseorang demi merawat dirinya sendiri.

Seperti yang dilakukan Karina, perempuan muda yang kini tengah mengurus perubahan data kepesertaan di kantor BPJS Kesehatan Magelang.

Ia datang bukan karena keluhan layanan, tapi karena hal yang sangat "manusiawi", lupa kata sandi aplikasi dan perubahan nomor handphone.

Kepada Tim Jamkesnews, Karina menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Magelang. 

“Saya ke sini (Kantor BPJS Kesehatan Cabang Magelang) hendak melaporkan perubahan nomor handphone, karena nomor yang lama sudah tidak aktif, supaya bisa login lagi ke aplikasi Mobile JKN,” katanya.

Karina sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak lima tahun lalu. Sebuah perjalanan yang ia mulai sejak belum bekerja.

Kala itu, ia terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah.

“Awalnya terdaftar sebagai peserta JKN dari pemerintah, kemudian didaftrakan dari perusahaan, karena sempat menjadi pegawai beberapa saat yang lalu dan meskipun baru saja keluar dari pekerjaan, saya melanjutkan kepesertaan secara mandiri,” kisahnya.

Saat ini, Karina tercatat sebagai peserta mandiri di kelas 2, dengan iuran sekitar Rp 100.000 per bulan.

Selama menjadi peserta JKN, Karina telah beberapa kali menggunakan haknya untuk berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Meski belum pernah menjalani rawat inap, ia merasa bahwa layanan yang diterimanya sejauh ini sudah cukup memuaskan. 

Alhamdulillah, saya belum pernah mengalami perbedaan pelayanan antara pasien umum dan peserta BPJS. Petugas medisnya juga ramah dan tidak membeda-bedakan,” ujarnya dengan nada syukur yang tulus.

Dalam era digital yang serba cepat, Karina pun tak ketinggalan memanfaatkan aplikasi Mobile JKN. Baginya, aplikasi ini bukan sekadar pelengkap, melainkan sebuah kemudahan. 

“Menurut saya pribadi, aplikasi Mobile JKN sangat membantu, misalnya untuk perubahan data fasilitas kesehatan. Saya pernah beberapa kali pindah kota domisili dan dengan aplikasi ini prosesnya jauh lebih mudah dan cepat karena tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Kemudahan teknologi itu menurutnya menjadi jawaban atas tantangan mobilitas masyarakat saat ini. Tak perlu lagi antre panjang atau bolak-balik ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mengurus perubahan data. Semuanya cukup dari ponsel, hanya dalam genggaman tangan. 

“Apalagi sekarang semua serba digital, fitur-fitur seperti ini benar-benar relevan dan memudahkan,” sambungnya.

Karina mengaku bahwa menjadi peserta JKN membuatnya merasa lebih tenang dalam menjalani hari-hari. Meski ia belum pernah menghadapi situasi kesehatan yang berat, namun keberadaan perlindungan dari program ini memberikan rasa aman tersendiri. 

“Kita tidak pernah tahu kapan jatuh sakit. Tapi dengan menjadi peserta JKN, saya merasa lebih tenang dan tidak perlu lagi khawatir karena tahu ada yang bisa diandalkan,” ucapnya.

Bagi Karina, program JKN bukan sekadar urusan administratif atau kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Ia melihatnya sebagai bentuk gotong royong sesama warga, agar ketika satu jatuh, yang lain turut membantu menahan beban.

 “Harapan saya ke depannya agar program JKN ini tetap bisa berkembang dan semakin sukses. Program JKN benar-benar penuh manfaat bagi Masyarakat dan saya sendiri telah merasakan dan menerima manfaatnya,” katanya mantap.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN untuk segera bergabung menjadi peserta Program JKN sebab tidak ada satu pun orang yang tahu kapan dirinya akan terserang penyakit dan menurut Karina menjadi peserta Program JKN memiliki segudang manfaat dengan iuran yang relatif terjangkau. Menjadi peserta JKN baginya bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, tapi juga bentuk gotong royong untuk membantu antarsesama.

“Kita tidak pernah tahu kapan risiko penyakit akan menyerang kita dan dengan terdaftar sebagai peserta JKN kita akan memiliki perlindungan. Iurannya juga sangat terjangkau dibandingkan manfaat yang kita terima,” ujarnya. (*/put)

Editor : H. Arif Riyanto
#FKTP #bpjs kesehatan #jkn