Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

RSUD Bendan Pekalongan Bersiap Menjadi Rumah Sakit Pendidikan, Siap Tampung Koas

Lutfi Hanafi • Sabtu, 19 Juli 2025 | 02:11 WIB
PAPARAN - Direktur RSUD Bendan dr Dwi Heri Wibawa saat berikan paparan di depan tim verlap, di aula RS setempat, Jumat (18/7/2025).
PAPARAN - Direktur RSUD Bendan dr Dwi Heri Wibawa saat berikan paparan di depan tim verlap, di aula RS setempat, Jumat (18/7/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan yang selama ini dikenal dengan rumah sakit pelayanan, terus berinovasi.

Kini bersiap naik kelas menjadi Rumah Sakit Pendidikan Satelit. Proses verifikasi lapangan telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI pada Jumat 18 Juli 2025.

“Transformasi RSUD Bendan sejak 2021 hingga kini sangat luar biasa. Saya optimistis, verifikasi ini akan berakhir manis dan membawa manfaat besar bagi dunia kesehatan Pekalongan,” kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dalam sambutannya di Aula RSUD Bendan.

Baca Juga: Najwa, Ikuti Pelatihan 'Mulai Saja Dulu', Lalu Peluang Kerja Pun Datang dengan Sendirinya

Dikenal dengan inovasi teknologi dan keterbukaan informasi publiknya, RSUD Bendan sudah jauh-jauh hari menyiapkan diri.

Sejak tahun 2023, pihak rumah sakit telah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas bergengsi seperti Universitas Gunadarma, Undip, UGM, dan Udinus.

“RSUD Bendan sudah menjadi tempat praktek Koas dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gunadarma. Kami sudah menerima dua gelombang sejak akhir 2024,” kata Direktur RSUD Bendan dr Dwi Heri Wibawa.

Baca Juga: Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro Mulus, Jalan Makin Tinggi, Warga Usul Akses Diperbaiki

Mahasiswa ini mengikuti masa stase klinik di bidang penyakit dalam, anak, kebidanan, hingga kandungan.

Tak hanya itu, FK Undip juga telah mengirimkan dokter residen spesialis anestesi, FK UGM mengirimkan dokter residen mata, dan FK Udinus pun turut mengirimkan mahasiswa Koas sebagai persiapan pembukaan fakultas kedokteran.

Kehadiran tim verifikasi dari Kemenkes yang dipimpin oleh drg. Indra Rachmad Dharmawan MKM, menjadi penentu langkah akhir.

Baca Juga: MOTAH Operasional Kota Pekalongan, Siap Olah Sampah Tanpa TPA

Mereka menilai kesiapan rumah sakit dari lima aspek, yakni legalitas, manajemen, SDM, administrasi, serta sarana-prasarana.

“Penetapan sebagai RS Pendidikan bukan sekadar simbolik, tapi komitmen jangka panjang untuk mendukung pendidikan kedokteran, penelitian, dan tentunya pelayanan berkualitas bagi masyarakat,” ujar drg. Indra.

RSUD Bendan sendiri mengajukan status sebagai RS Pendidikan Satelit dari FK Gunadarma dan RSAU Antariksa Jakarta.

Baca Juga: Momen Haru! Emak-Emak Mojo Ajak Polisi Makan saat Sedekah Laut

SK penetapan ini nantinya hanya dilakukan sekali dan berlaku selama kerja sama antar pihak masih aktif.

Harapannya jelas, RSUD Bendan tak hanya menjadi tempat praktek para dokter muda, namun juga menjadi motor penggerak kemajuan dunia medis di Kota Pekalongan.

Wali Kota Aaf menyebutkan, langkah ini sekaligus memperkuat sumber daya manusia bidang kesehatan di daerahnya.

Baca Juga: Meski Tak Musim Lebaran, Warga Tetap Antusias Tukar Uang Baru

“Dengan adanya Koas, Pekalongan tak lagi kekurangan dokter,” tegasnya.

Kini, masyarakat Pekalongan tinggal menunggu kabar baik.

Jika proses verifikasi berjalan lancar, maka RSUD Bendan akan resmi menjadi bagian dari 487 rumah sakit pendidikan di Indonesia – menjadikannya pusat harapan baru dalam mencetak dokter-dokter hebat untuk masa depan. (han/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #RSUD Bendan #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid