Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Wali Kota Pekalongan Tekan Kematian Ibu dan Bayi dengan Program Kolaboratif

Magang • Kamis, 24 Juli 2025 | 09:16 WIB
HARI ANAK NASIONAL : Wali Kota Pekalongan H Achmad Alf Arslan Djunaid pada perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41, di Aula Puskesmas Kota Pekalongan, Selasa (23/7/2025).
HARI ANAK NASIONAL : Wali Kota Pekalongan H Achmad Alf Arslan Djunaid pada perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41, di Aula Puskesmas Kota Pekalongan, Selasa (23/7/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Wali Kota Pekalongan H Achmad Alf Arslan Djunaid berkomitmen kuat menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi balita (AKB) melalui program edukatif dan pencegahan dini.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memastikan ibu dan anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

“Kami tidak ingin lagi ada ibu yang meninggal karena terlambat ditangani atau bayi yang tidak mendapatkan hak dasarnya untuk hidup sehat. Melalui momen Hari Anak Nasional ini, kami jadikan momentum untuk memperkuat sinergi semua pihak agar angka kematian ini bisa kita sapu bersih. Saat ini, angka kematian anak masih mencapai 60 kasus dan itu masih tergolong tinggi,” kata wali kota pada perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41, di Aula Puskesmas Kota Pekalongan, Selasa 23 Juli 2025.

Perayaan HAN tersebut digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dengan mengusung tema

“Sapu Bersih Angka Kematian Ibu dan Bayi Balita.” Acara ini diikuti jajaran pejabat dan pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan, dokter spesialis anak, kader Posyandu, serta puluhan ibu dan anak.

Dalam kesempatan tersebut, wali kota mengungkapkan angka stunting di Kota Pekalongan yang mengalami penurunan signifikan, dari 28 persen menjadi 19 persen.

Penurunan ini, merupakan hasil kerja sama lintas sektor. Termasuk keterlibatan dokter anak dari tingkat Provinsi Jateng yang secara berkala melakukan pemantauan di puskesmas-puskesmas di wilayah Jawa Tengah (Jateng).

“Saat ini Pemkot Pekalongan telah menggratiskan pemeriksaan kehamilan bagi seluruh ibu hamil sebagai bagian dari upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB),” katanya.

Sementara itu, perayaan HAN tersebut meliputi penyuluhan kesehatan oleh tenaga medis, pelatihan deteksi dini tumbuh kembang anak, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu hamil dan balita.

Baca Juga: Wacana Kartu Khusus Anak Yatim, Pemkab Pekalongan Sudah Mulai Proses Pendataan 

Pemerintah juga menyerahkan bantuan makanan tambahan bagi balita yang mengalami kekurangan gizi secara simbolis.

Berdasarkan data Dinkes 2024, tercatat 3 kasus kematian ibu dan sejumlah kematian bayi balita.

Meskipun angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, hal tersebut masih menjadi fokus perhatian pemerintah. (yanuarilham/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#HAN 2025 #Tekan AKI-AKB #Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid