Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Ratusan Relawan SPPG Pemalang Serentak Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Lutfi Hanafi • Rabu, 26 November 2025 | 20:46 WIB
SERAHKAN - Ketua Satgas PPP MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes menyerahkan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Relawan MBG di salah satu hotel di Pemalang, Rabu, (19/11/2025).
SERAHKAN - Ketua Satgas PPP MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes menyerahkan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Relawan MBG di salah satu hotel di Pemalang, Rabu, (19/11/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Langkah besar untuk memperkuat perlindungan sosial bagi para relawan gizi di Kabupaten Pemalang akhirnya resmi dimulai.

Pada Rabu 19 November 2025, seluruh relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari 45 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kompak mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pendaftaran masal ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi di sebuah hotel di Pemalang. Ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi pekerja sektor sosial.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Widhi Asti Aprillia Nia menegaskan, seluruh relawan yang mendaftar akan mendapatkan perlindungan dasar melalui dua program utama, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Dari lima program BPJS Ketenagakerjaan, sudah ada dua program yang diikuti Relawan SPPG,” katanya didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pemalang, Diyah Lestari Hidayanti, pada Rabu 26 November 2025.

Menurut Widhi, salah satu tujuan utama BPJS Ketenagakerjaan adalah mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko pekerjaan, terutama bagi relawan yang menjadi tulang punggung keluarga.

 

“Ketika risiko kerja terjadi, seluruh biaya akibat kecelakaan akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Kami ingin memastikan para relawan terlindungi,” jelasnya.

Ia menyebutkan, langkah ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkuat jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia.

Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Pemalang, Nurkholes, menuturkan, meski sudah ada 45 SPPG yang beroperasi, baru 22 yang telah aktif mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

“Semua relawan diwajibkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pemalang berencana memiliki 143 SPPG. Saat ini sudah ada 45, dan setiap bulan ditargetkan berdiri 30 dapur baru,” ujar Wakil Bupati Pemalang tersebut.

Upaya ini menjadi pondasi penting dalam keberlanjutan program MBG, sekaligus menunjukkan bahwa relawan yang selama ini bekerja tanpa pamrih, tidak dibiarkan tanpa perlindungan sosial.

Ia menjelaskan bahwa target 143 dapur MBG ditetapkan untuk memastikan distribusi makanan bergizi dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.

 

Bila pembangunan berjalan sesuai rencana, awal 2026 seluruh dapur ditargetkan sudah terbentuk.

"Dengan terdaftarnya relawan SPPG sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, Pemalang tidak hanya membangun dapur bergizi, tetapi juga membangun rasa aman bagi para relawan yang bekerja di dalamnya," tutupnya. (han/web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#relawan #kota pekalongan #SPPG #pekalongan #bpjs ketegakerjaan