Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Hadirkan Dokter Obgyn, Puluhan Ibu Hamil Dibekali c Kelainan Kongenital

Lutfi Hanafi • Jumat, 8 Mei 2026 | 18:47 WIB
IST
SOSIALISASI - Beberapa ibu hamil di Kota Pekalongan saat mengikuti sosialisasi kesehatan ibu dan anak sejak dini di Puskesmas Medono, Rabu (6/5/2026).
IST SOSIALISASI - Beberapa ibu hamil di Kota Pekalongan saat mengikuti sosialisasi kesehatan ibu dan anak sejak dini di Puskesmas Medono, Rabu (6/5/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Suasana berbeda tampak dalam pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Medono, Kota Pekalongan. Puluhan calon ibu tampak serius menyimak materi kesehatan kehamilan yang kali ini menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn), dr. Ilham Ramadhanis, guna memberikan pemahaman tentang pentingnya deteksi dini kelainan kongenital pada janin.

Kegiatan yang digelar pada Rabu (6/5/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Program ini diinisiasi Pokja Bunda PAUD Kota Pekalongan bersama Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, RS HA Zaky Djunaid, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pekalongan.

Dalam sesi edukasi, para ibu hamil mendapatkan penjelasan langsung terkait tanda-tanda kelainan bawaan, faktor risiko selama kehamilan, hingga pentingnya pemeriksaan rutin untuk memantau tumbuh kembang janin sejak dini.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah, menegaskan bahwa upaya mencetak generasi sehat harus dimulai sejak bayi masih berada dalam kandungan.

“Pencegahan stunting tidak bisa dimulai ketika anak sudah lahir, tetapi sejak masa kehamilan. Karena itu, edukasi kepada ibu hamil menjadi langkah strategis agar bayi lahir sehat dan tumbuh optimal,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Menurut Sherly, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, tenaga kesehatan, rumah sakit, dan organisasi profesi menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan janin.

Ia juga memastikan program serupa akan diperluas ke wilayah lain di Kota Pekalongan. Tidak hanya kelas ibu hamil, ke depan akan dikembangkan kelas balita serta layanan screening kesehatan bersama dokter dan psikolog sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Medono, Happy Ika Fatmawati, menjelaskan kelas ibu hamil kali ini dirancang lebih spesial dengan menghadirkan dokter spesialis obgyn agar materi yang diterima peserta lebih komprehensif.

“Kami ingin para ibu hamil memahami bahwa kelainan kongenital bisa dikenali sejak dini melalui pemeriksaan kehamilan rutin, termasuk melalui USG. Dengan deteksi awal, langkah penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, meningkatnya pemahaman ibu hamil tentang kesehatan kehamilan diharapkan mampu mendorong pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta kepatuhan menjalani kontrol kehamilan secara berkala.

Melalui edukasi ini, Pemerintah Kota Pekalongan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya menekan angka stunting dan risiko kelainan bawaan pada bayi.(han)

Editor : Agus AP
#Dokter Obgyn #Kelainan Kongenital #ibu hamil #deteksi dini