Sempat Kabur Saat Mau Disuntik, Pegawai Dishub Kota Pekalongan Ini Akhirnya Berani Jalani CKG
Lutfi Hanafi• Rabu, 13 Mei 2026 | 19:56 WIB
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan TUTUP MUKA - Ronal saat menutupi mukanya, saat akan diambil sampel darah dari tangannya, dalam CKG di aula lantai 2 Kantor Dishub Kota Pekalongan Rabu (13/5/2026).
METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Suasana Aula Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, Rabu 13 Mei 2026, mendadak riuh.
Di tengah antrian puluhan pegawai yang sejak pagi menunggu giliran Cek Kesehatan Gratis (CKG), satu sosok justru menjadi pusat perhatian.
Namanya Ronal, pegawai Bagian Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Pekalongan. Tubuhnya yang besar terlihat berdiri kaku di ruang olahraga lantai dua kantor.
Wajahnya tegang. Keringat bercucuran di dahinya, meski ia berdiri dekat jendela dengan angin yang berhembus pelan. Dari dalam aula, suara rekan-rekannya mulai terdengar memanggil. “Ronal... Ronal...”
Alih-alih masuk, pria bertubuh tambun itu justru semakin gugup. Beberapa rekannya yang sadar Ronal mulai mencari celah untuk kabur langsung keluar ruangan.
Benar saja, Ronal sempat berlari ke arah tangga turun, mencoba lolos dari pemeriksaan. Namun usahanya gagal. Rekan-rekannya sigap menghadang dan menggiringnya kembali ke aula.
Layaknya adegan penangkapan, Ronal akhirnya “diamankan” dan didudukkan di kursi pemeriksaan.
Puluhan pegawai yang sudah lama mengantri sempat bersuara protes karena antrian dipotong.
Namun begitu tahu yang akan diperiksa adalah Ronal, suasana justru berubah jadi penuh tawa.
Dengan kompak, rekan-rekannya melantunkan takbir seperti suasana Idul Adha, menggoda Ronal bak “sapi kurban” yang siap dikurbankan.
Gelak tawa pecah di seluruh ruangan, sementara Ronal makin panik dan langsung menutupi wajahnya dengan baju, keringat semakin deras.
Tak menunggu lama, petugas kesehatan dari Puskesmas Medono langsung menyiapkan alat. Saat perawat menemukan titik nadi, jarum pun masuk.
Ronal hanya bisa memejamkan mata, menahan takut, sementara sampel darah berhasil diambil. Tepuk tangan dan sorakan dukungan langsung memenuhi ruangan.
Di balik suasana penuh canda itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Cek Kesehatan Gratis yang digelar Pemerintah di lingkungan Kota Pekalongan.
Kepala Dishub Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan pegawai melalui kerja sama dengan Puskesmas Medono.
Menurutnya, pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan dasar pegawai, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan khusus bagi perempuan.
Total sekitar 170 orang, termasuk pegawai dan Dharma Wanita, ditargetkan mengikuti screening kesehatan.
“Harapannya semua pegawai sehat dan jika ada risiko kesehatan bisa diketahui lebih awal,” ujarnya.
Sementara Kepala Puskesmas Medono, Happy Ika Fatmawati, mengatakan timnya menerjunkan 10 tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan langsung di kantor-kantor pemerintahan.
Screening yang dilakukan meliputi hipertensi, obesitas, gula darah, profil lemak, hingga deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks bagi perempuan.
"Pemeriksaan selain kami yang datang langsung, masyarakat bisa datang ke Puskesmas, dan lebih lengkap nantinya," serunya. (han)