Peresmian gedung baru yang berlangsung Rabu 20 Mei 2026 itu ditandai dengan pemotongan rangkaian bunga oleh Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid.
Bangunan baru dua lantai tersebut kini tampil lebih representatif dengan fasilitas pelayanan yang lebih modern dan tertata.
Wali Kota yang akrab disapa Mas Aaf itu mengaku bangga karena pembangunan gedung PMI berhasil rampung tepat satu tahun setelah peletakan batu pertama pada 21 Mei 2025 lalu.
“Alhamdulillah, hasilnya sangat luar biasa dan di luar ekspektasi. Gedung ini jauh lebih representatif dan nyaman untuk pelayanan masyarakat,” kata Mas Aaf.
Menurutnya, keberadaan gedung baru PMI menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan donor darah dan aksi kemanusiaan di Kota Pekalongan.
Ia menjelaskan, pembangunan gedung merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan yang menghibahkan lahan dengan PMI Kota Pekalongan serta dukungan dari PMI Provinsi Jawa Tengah.
Selain memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pendonor, fasilitas baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat relawan PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan, termasuk saat menghadapi situasi kebencanaan.
Sementara itu, Dwi Arie Putranto menyebut pembangunan gedung baru dilakukan untuk memenuhi standar pelayanan Unit Donor Darah (UDD) yang ke depan dituntut memenuhi standar akreditasi CPOB atau Cara Pembuatan Obat yang Baik sesuai regulasi BPOM.
Saat ini, PMI Kota Pekalongan melayani kebutuhan darah bagi 19 rumah sakit dan klinik dengan kebutuhan sekitar 14 ribu kantong darah per tahun atau rata-rata 40 kantong darah setiap hari.
“Fasilitas pelayanan kini lebih terstruktur dan terintegrasi, mulai dari pendaftaran digital, pemeriksaan dokter, pengambilan darah, pengolahan hingga penyimpanan darah,” jelasnya.
Gedung baru PMI Kota Pekalongan berdiri di atas lahan seluas 1.700 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 850 meter persegi.
Dalam kesempatan itu, PMI Kota Pekalongan juga memberikan penghargaan kepada ASN dan pendonor darah teladan serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. (han)