Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tak Tunggu Pasien Datang, Dinkes Kota Pekalongan Aktif Lacak Penyakit Menular di Masyarakat

Lutfi Hanafi • Kamis, 2 Juli 2026 | 15:56 WIB
PERIKSA KESEHATAN - Tim Dinkes Kota Pekalongan saat melakukan pemeriksaan Kesehatan langsung di masyarakat, untuk deteksi dini Kesehatan.(ist)
PERIKSA KESEHATAN - Tim Dinkes Kota Pekalongan saat melakukan pemeriksaan Kesehatan langsung di masyarakat, untuk deteksi dini Kesehatan.(ist)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan terus memperkuat upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan mengintensifkan deteksi dini berbagai penyakit menular. Melalui strategi case finding atau penemuan kasus secara aktif, petugas kesehatan tidak hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, tetapi turun langsung ke lingkungan warga untuk menemukan penderita sedini mungkin.

Strategi tersebut difokuskan pada penyakit menular yang masih menjadi perhatian, seperti tuberkulosis (TB), kusta, HIV, dan filariasis. Langkah ini dinilai penting untuk memutus rantai penularan sekaligus memastikan setiap penderita memperoleh penanganan secepat mungkin.

Baca Juga: Kuota Program Keluarga Harapan (PKH) Terbatas, Warga Mampu Penerima PKH Diminta Undur Diri

Baca Juga: Dinperkim Kota Pekalongan Turun Langsung Cek Lokasi, Pastikan Proyek Jalan Beton di Bendan Kergon Tepat Sasaran

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti, pada Kamis (2/7/2026), menjelaskan bahwa setiap kali ditemukan satu penderita penyakit menular, petugas kesehatan bersama kader langsung melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien.

"Setiap ada satu penderita, kami langsung melakukan pencarian kasus di sekitarnya. Jika ditemukan warga yang bergejala atau terindikasi, segera kami periksa dan apabila positif langsung diobati," ujarnya.

Menurut Puji, pendekatan tersebut menjadi salah satu strategi paling efektif untuk menemukan kasus yang belum terdeteksi. Dengan penanganan yang lebih cepat, risiko penularan penyakit kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitar dapat ditekan.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran, Pemilihan Duta Wisata Kota Pekalongan Tahun Ini Ditiadakan

Baca Juga: Aman dan Segar, Serunya Mengajak Anak Bermain Tubing Selokan Sawah di Pandansari

Ia menegaskan, kegiatan penemuan kasus aktif terus dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Pekalongan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menurunkan angka penyakit menular.

Selain mengandalkan petugas kesehatan, Dinkes juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kesehatan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala penyakit menular.

Masyarakat diimbau segera mendatangi puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila merasakan gejala yang mengarah pada penyakit menular. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan deteksi dini sehingga pengobatan dapat segera diberikan dan penyebaran penyakit bisa dicegah sejak awal. (han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#Dinas Kesehatan Kota Pekalongan #tuberkulosis #penyakit menular #Dinkes Kota Pekalongan #hiv