METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Warga Kota Pekalongan kembali, tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau melewati proses rujukan rumah sakit yang panjang hanya untuk mendapatkan layanan dokter spesialis.
Karena Program Dokter Spesialis Keliling (SPELING), Pemerintah Kota Pekalongan membawa layanan kesehatan spesialis langsung hadir ke lingkungan permukiman warga.
Program yang digagas Dinas Kesehatan Kota Pekalongan tersebut sudah digelar di Kelurahan Pringrejo pada Kamis (2/7/2026), mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Kehadiran SPELING menjadi solusi nyata dalam memangkas jarak, menghemat waktu, sekaligus menyederhanakan birokrasi pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti, mengatakan bahwa SPELING merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
"Program ini menjadi upaya kami untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan menghadirkan dokter spesialis langsung ke kelurahan, warga tidak perlu lagi terkendala jarak, waktu maupun proses rujukan rumah sakit yang sering menjadi hambatan, terutama bagi lansia dan kelompok rentan," ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Sejak pagi, warga Pringrejo tampak memadati lokasi pelayanan. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa dipungut biaya.
Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa layanan kesehatan berbasis jemput bola masih menjadi kebutuhan yang sangat dinantikan.
Dalam kegiatan tersebut, warga memperoleh berbagai layanan kesehatan mulai dari pemeriksaan fisik, konsultasi medis, pemeriksaan lanjutan sesuai indikasi, hingga pemberian obat secara gratis berdasarkan hasil diagnosis dokter.
Untuk menjamin kualitas pelayanan, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menghadirkan tim tenaga medis spesialis dari berbagai bidang.
Layanan psikologi klinis diberikan oleh Citra Hanwaring Puri, S.Psi., M.K.M., Psikolog, sementara pemeriksaan kesehatan ibu dilakukan oleh dr. Nadya Adi Kusuma, M.Biomed., Sp.OG. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan konsultasi bedah bersama dr. Rahman Suwardi, Sp.B, serta pemeriksaan penyakit dalam oleh dr. Faishol Balfas, Sp.PD., FINASIM.
Keberadaan dokter spesialis di tengah lingkungan warga diharapkan mampu mempercepat deteksi dini berbagai penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu jadwal pelayanan di rumah sakit.
Menurut Puji Winarti, inovasi SPELING juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan hingga tingkat kelurahan.
Melalui armada pelayanan kesehatan bergerak, masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap layanan medis spesialis tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan maupun menghadapi antrean panjang.
Baca Juga: Mayat di Karangdadap Diduga Korban Pembunuhan, Ada Luka Sayat di Leher
Usai menyambangi Kelurahan Pringrejo, Program SPELING dijadwalkan terus berkeliling ke berbagai kelurahan di Kota Pekalongan secara bertahap.
Pemerintah Kota Pekalongan berharap inovasi jemput bola tersebut mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, meningkatkan deteksi dini penyakit, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.(han/dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto