RSUD Bendan Bidik Akreditasi Paripurna Lagi

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 17:02 WIB
SIMULASI : Tim RSUD Bendan saat simulasi perawatan pasien yang tiba-tiba jatuh sakit di Aula setempat, Senin (10/8/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)
SIMULASI : Tim RSUD Bendan saat simulasi perawatan pasien yang tiba-tiba jatuh sakit di Aula setempat, Senin (10/8/2026).(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – RSUD Bendan Kota Pekalongan kembali memasuki tahapan penting untuk mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna.

Setelah sebelumnya meraih predikat tertinggi tersebut pada 2018 dan 2022, rumah sakit milik Pemerintah Kota Pekalongan itu kini optimistis kembali mendapat pengakuan serupa.

Survei akreditasi dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP). Rangkaian penilaian diawali secara daring pada 5 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan secara luring pada 10–11 Agustus 2026.

Dua surveior diterjunkan dalam proses tersebut, yakni dr. Teguh Sukma Wibowo, M.M., FISQua dan Ns. Sunar, S.Kep., M.M. Keduanya melakukan penilaian terhadap kesiapan serta penerapan standar mutu pelayanan di RSUD Bendan.

Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid atau Aaf mengatakan, akreditasi tidak semestinya dipandang sebagai persiapan sesaat menjelang survei. Menurutnya, peningkatan mutu pelayanan harus menjadi proses yang berlangsung secara konsisten dalam operasional rumah sakit.

Baca Juga: Harga Panen Rendah, Urban Farming Nawasena Bikin Shampo Herbal

Baca Juga: Rumah Mantan Pejabat Batang Diduga Dijarah Puluhan Orang Tak Dikenal

“Dengan komitmen yang sudah kita jalani sekarang, saya yakin dan optimistis RSUD Bendan kembali lolos Paripurna,” ujar Aaf usai menerima visitasi tim surveior di Aula RSUD Bendan, Senin (10/8/2026).

Optimisme tersebut juga didukung berbagai upaya Pemkot Pekalongan dalam memperkuat pelayanan kesehatan. Pengembangan fasilitas, penambahan alat kesehatan hingga pengembangan layanan hemodialisis terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Aaf berharap penguatan tersebut membuat RSUD Bendan semakin mampu menangani berbagai kebutuhan medis masyarakat. Dengan layanan yang semakin lengkap, pasien diharapkan tidak perlu banyak dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

“Ke depan, RSUD Bendan diharapkan mampu memenuhi seluruh kebutuhan pelayanan medis masyarakat sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” tegasnya.

Baca Juga: Disdukcapil Kota Pekalongan Gencar Penuhi Identitas Warga

Baca Juga: Pasien Penyakit Dalam Dominasi Kebutuhan Darah PMI

Direktur RSUD Bendan dr. Dwi Heri Wibawa mengatakan, survei akreditasi menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan rumah sakit berjalan sesuai standar Kementerian Kesehatan. Proses tersebut sekaligus menjadi momentum mengevaluasi dan memperkuat mutu pelayanan serta keselamatan pasien.

“Kami menargetkan kembali meraih predikat Paripurna melalui berbagai persiapan yang telah dilakukan secara menyeluruh,” kata dr. Dwi Heri.

Ia menegaskan, jajaran RSUD Bendan tidak ingin akreditasi berhenti sebagai capaian administratif.

Predikat tersebut diharapkan menjadi pemacu agar budaya mutu terus diterapkan dalam pelayanan sehari-hari.

RSUD Bendan juga berkomitmen mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan agar semakin aman, bermutu, serta mampu memberikan pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat Kota Pekalongan dan daerah sekitarnya.

Baca Juga: Partisipasi PAUD Kota Pekalongan Capai 100 Persen

Baca Juga: Pemkot Pekalongan Danai 10 Puskesmas Pantau Air Minum

Sementara itu, Ketua Tim Surveior LARS-DHP dr. Teguh Sukma Wibowo mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pekalongan terhadap pengembangan RSUD Bendan.

Ia juga menilai dokumen yang disiapkan rumah sakit telah menunjukkan kesiapan menghadapi proses akreditasi.

Tak hanya dokumen, Teguh melihat antusiasme jajaran RSUD Bendan dalam menjalani rangkaian survei. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi modal penting dalam upaya mempertahankan predikat tertinggi akreditasi rumah sakit.

“Saya melihat antusias dari teman-teman semuanya, insyaallah hawa-hawanya Paripurna lagi,” ujarnya.

Dengan proses survei yang berlangsung hingga 11 Agustus 2026, RSUD Bendan kini menanti hasil penilaian. Harapannya, predikat Paripurna kembali diraih sekaligus menjadi penanda bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Pekalongan terus berjalan.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid Direktur RSUD Bendan dr. Dwi Heri Wibawa RSUD Bendan akreditasi