Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Konferwil PWNU Jateg XVI Digelar di Gedung Aswaja Kota Pekalongan, Ini Agendanya

Ida Nor Layla • Selasa, 5 Maret 2024 | 22:45 WIB
KONFERWIL : PWNU Jateng menggelar Konferwil XVI di Gedung Aswaja Kota Pekalongan Selasa-Rabu 5-6 Maret 2024.
KONFERWIL : PWNU Jateng menggelar Konferwil XVI di Gedung Aswaja Kota Pekalongan Selasa-Rabu 5-6 Maret 2024.

 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) Tingkat Provinsi Jateng XVI di Gedung Aswaja Kota Pekalongan pada Selasa-Rabu 5-6 Maret 2024.

Konferensi yang akan memilih rais dan ketua tanfidziyah baru untuk lima tahun ke depan periode 2024-2029.

Konferwil  ini, sedianya dilaksanakan enam bulan lalu. Namun karena ada gelaran tahapan Pemilu 2024, akhirnya baru digelar pada Maret 2024 ini. Artinya kepengurusan sebelumnya ada perpanjangan 6 bulan.  

Konferensi ini tak hanya memilih ketua baru. Tapi akan membahas tentang arah PWNU Jateng ke depan dengan beberapa rekomendasi yang nantinya akan menjadi acuan program kerja pengurus terpilih 5 tahun ke depan.

Termasuk dilaksanakan melaksanakan bahtsul masail terkait berbagai persoalan kekinian yang membutuhkan penguatan dasar hukum keislamannya.

Anggota Sterring Commite (SC) Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI NU Jateng Samsul Huda mengatakan, materi sidang Komisi Program Kerja yang bakal dibahas di antaranya materi sidang yang pernah dibahas dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) NU Jateng di Pesantren Al-Musyaffa Kendal.

"Selain program pengkaderan, ada 7 bidang program yang diamanatkan,” kaatanya.

Bidang tersebut meliputi bidang pendidikan yang mengamanatkan kepada LP Ma'arif dan RMI agar selalu meningkatkan kualitas dan mutu Pendidikan. Khusus untuk RMI supaya menyiapkan operator yang berkompeten di tiap pesantren untuk mengantisipasi pelaksanaan UU Pesantren dan regulasi turunannya.

Selanjutnya di bidang ekonomi memaksimalkan potensi ekonomi di lingkungan internal NU, sederet aktivitas internal NU jika dikonsplidasikan menjadi dinamisator sektor riil warga NU dan menumbuhkan nilai tambah sektor ekonomi nahdliyin.

Di bidang politik yakni mendirikan forum silaturahim nahdliyin lintas potensi dan profesi. Kemudian bidang publikasi, data, dan dokumentasi ada penguatan gerakan dakwah an-Nahdliyah melalui media yang dikelola NU dan peningkatan kapasitas dan kompetensi mubaligh NU.

Sementara di bidang sosial dan kesehatan ada prgram memaksimalkan peran NU Jateng Peduli, fasilitasi dan advoksi pendirian rumah sakit/klinik NU. Bidang manajemen organisasi inventarisasi aset dan potensi jamiyah dan warga untuk digerakkan bersama-sama mensukseskan program organisasi.

Terakhir sambungnya, bidang pemikiran keagamaan, mengupayakan perluasan forum-forum pembahasan isu-isu aktual dengan melibatkan seluruh potensi yang dimiliki NU. (ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #pwnu jateng #Konferwil PWNU Jateng