Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkot Pekalongan Kebut Pembangunan Pasar Banjarsari, Capai Berapa Persen?

Lutfi Hanafi • Jumat, 8 Maret 2024 | 20:22 WIB

KEBUT PEMBANGUNAN : Progres pembangunan Pasar Banjarsari di Jalan Sultan Agung Pekalongan Timur.
KEBUT PEMBANGUNAN : Progres pembangunan Pasar Banjarsari di Jalan Sultan Agung Pekalongan Timur.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan menargetkan operasional Pasar Banjarsari Kota Pekalongan pada pertengahan tahun ini. Karena itu, saat ini ngebut menyelesaikan proses pembangunan fisik.

“Pengerjaan konstruksi Pasar Banjarsari masih on the track. Progresnya baru tercapai 40 persen,” kata Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan Supriono Kamis (7/3/2024).

Memang sempat ada kendala berupa gangguan oleh musim penghujan. Bahkan pembangunan tahap awal, merupakan tahap paling lamban.

“Nanti kalau 3 lantai sudah terbangun, pasti akan cepat selesainya,'' katanya meyakinkan.

Pengerjaan tahap akhir, diakui Supriyono, biasanya relatif cepat. Hanya mengerjakan finishing, seperti memasang atap bangunan.

Maksimal Agustus 2024 sudah siap digunakan. Bahkan rencananya diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi.

“Sebenarnya, persyaratan kontrak proyek selesai pada September 2024. Namun karena ada perintah langsung dari Presiden Jokowi, maka target penyelesaiannya dipercepat,” serunya.

Pihaknya yakin, target tersebut bisa tercapai sesuai rencana. Karena setiap minggu, Kementerian PUPR melalui Dinas PU Provinsi Jateng selalu mengevaluasi progres pengerjaan Pasar Banjarsari tersebut.

Kepala Bidang Pasar, Dindagkop UKM Kota Pekalongan Dedy Setiawan mengungkapkan, kewenangan pengerjaan proyek pembangunan Pasar Banjarsari adalah Satker Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) wilayah 1 Jateng yang diisi 2 personel.

Kebetulan pihaknya menjadi anggota tim teknis, sedangkan satunya lagi dari DPUPR Kota Pekalongan.

“Berdasarkan rapat kemarin, progresnya sudah mencapai 40 persen. Hal itu sudah sesuai jadwal (on schedule),” ucapnya.

Saat ini pembangunan struktur sudah hampir selesai. Bahkan pembanguna pondasi juga sudah semuanya. Tinggal menaikkan dan melengkapi lantai-lantai saja.

Gedung 1 sudah mencapai lantai 3. Rencana mau memasang atap. Gedung 2 sudah lantai 2. Sedangkan gedung 3 dan 4, sudah menuju pengerjaan ke lantai 3.

Dedy menyebutkan, sesuai kontrak pengerjaan seharusnya 356 hari (12 bulan). Namun karena adanya permintaan percepatan, hanya 9 bulan.

Walaupun ada sedikit keterlambatan kerja karena disebabkan hujan lebat, sehingga terpaksa mengehentikan sementara proses pengecoran.

“Penyedia jasa (PJ) sudah menggunakan 2 TC (Tower Crane) untuk mempercepat mobilisasi. Untuk kendala lainnya, hampir dipastikan tidak berpengaruh," ungkapnya.

Sebenarnya terkait jadwal operasional pasar, lanjutnya, biasanya kalau pekerjaan sudah selesai, pencatatan asetnya akan berlangsung setahun kemudian. Tapi bisa dilakukan berita acara serah terima operasional. Sedangkan, aset masih dicatat di Kemen-PUPR atau belum dihibahkan ke Pemkot Pekalongan.

“Walaupun belum jadi aset Pemkot Pekalongan, tapi sudah mendapatkan kewenangan mengelola pasar. Dengan demikian, pedagang bisa pindah berjualan ke Pasar Banjarsari," tutupnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Pasar Banjarsari