Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Warga Rela Antre di Pasar Murah, Segini Harga Sembako yang Dijual

Lutfi Hanafi • Sabtu, 9 Maret 2024 | 06:59 WIB

SAPA WARGA  :  Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat menyapa ribuan warga rela antre membeli paket sembako murah di Lapangan Mataram, Jumat 8 Maret 2024.
SAPA WARGA :  Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat menyapa ribuan warga rela antre membeli paket sembako murah di Lapangan Mataram, Jumat 8 Maret 2024.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Ribuan warga Kota Pekalongan rela mengantre sembako murah sejak Jumat pagi 8 Maret 2024 pukul 07.00 WIB di Lapangan Mataram Kota Pekalongan. Meski pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan ini baru dibuka pukul 08.00 WIB.

“Alhamdulillah dapat beras murah, walaupun selisihnya tidak banyak. Tapi bagi kami lumayan membantu,” kata Khoiriyah, warga Podosugih Kota Pekalongan, di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Jumat 8 Maret 2024.

Bahkan Hendra, warga Kuripan yang kesehariannya sebagai buruh batik, rela panas-panasan mengantre sembako, demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Apalagi satu paket Rp 85 ribu, dapat beras SPHP 5 kg, gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter.

Jika dibandingkan harga di pasaran, beras/kilogramnya mencapai Rp 17 ribu, kalau per kemasan 5 kg sekitar Rp 85 ribu. Sedangkan, di pasar murah harga Rp 85 ribu sudah dapat 3 item yaitu beras 5 kg, gula pasir dan minyak goreng.

“Pasar murah ini sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhannya menjeang Ramadan dan Lebaran. Apalagi harga beras sedang melambung tinggi,” katanya.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid mengaku pihaknya bekerjasama dengan Perum Bulog dan instansi terkait lainnya seperti TNI dan Polri. Pihaknya menyediakan 1.500 paket sembako yang berisi 5 kg beras SPHP, gula pasir 1 kg, dan 1 liter minyak goreng. Bagi yang hanya membeli beras 5 kg saja dijual senilai Rp 52 ribu per kantong.

Di samping itu, ada stan komoditi lain. Itu dijual oleh UMKM, kelompok tani, dan kelompok nelayan, di bawah kewenangan dinas-dinas terkait di lingkungan Pemkot Pekalongan.

Komiditi yang dijual di antaranya telur, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, sayuran segar, frozen food, olahan ikan, dan olahan pangan lain.

“Alhamdulillah berjalan lancar berkat sinergitas antarinstansi terkait,” serunya.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Perum Bulog Cabang Tegal Wahyu Tri Hutomo menambahkan, awalnya hanya disediakan 500 paket sembako.

Namun pihak menambahkan stok menjadi 1000 kantong beras SPHP dengan total 7,5 ton berisikan 5 kg per kantong. Untuk pasokan gula pasir dan minyak goreng disediakan masing-masing 500 paket.

“Kegiatan ini digelar juga di Kabupaten Batang dan Kabupaten Pemalang. Setiap harinya diadakan 3 sampai 4 titik lokasi di wilayah eks Karesidenan Pekalongan secara terjadwal hingga 5 April 2024,” pungkasnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#sembako #pemkot pekalongan #bulog #pasar murah #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid