METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bersama tim gabungan akan melakukan operasi balon liar ke sejumlah wilayah di Kota Pekalongan. Hal ini dalam rangka mewujudkan zero balon liar saat peringatan Syawalan tahun 2024.
“Hingga kini, masih banyak ditemukan balon pembohong yang terbang di udara, ini harus ditertibkan,” kata Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid Selasa 16 April 2024.
Berdasarkan pantauan metropekalongan,com, setiap tahunnya selalu ada penerbangan balon liar yang jumlahnya semakin banyak. Terutama pada H+7 Lebaran atau saat peringatan Syawalan.
Padahal, kata wali kota, penerbangan balon liar tersebut memberikan dampak buruk bagi banyak pihak dan sangat membahayakan.
Baca Juga: Besok, Puncak Festival Balon Tambat 2024
Mulai dari mengganggu lalu lintas penerbangan hingga mengganggu kondisi sosial di darat, seperti tersangkut di jaringan listrik atau menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Hal ini bisa berdampak pada rusaknya bangunan rumah warga.
Seperti yang terjadi di salah satu daerah yakni Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Jumat 12 April 2024. Balon udara liar diterbangkan bersamaan dengan sejumlah mercon, sehingga meledak di sekitar permukiman warga. Hal itu mengakibatkan lima rumah warga dan satu mobil mengalami kerusakan.
Bahkan baru-baru ini juga melaporkan ada balon yang nyangkut di jaringan listrik di wilayah Kota Pekalongan. Hal ini bisa menyebabkan jaringan listrik rusak dan padam.
“Saat ini kami akan bekerjasama dengan semuanya mulai dari RT/RW, komunitas balon, TNI-Polri, dan Pemkot Pekalongan untuk melakukan operasi balon liar,” tegasnya.
Baca Juga: Ini Daftar Finalis Pekalongan Balloon Festival 2024
Untuk sosialisai, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan melaksanakan siaran keliling (sirkel) guna memberikan imbauan kepada masyarakat Kota Pekalongan untuk tidak menerbangkan balon liar yang disertai petasan pada Selasa 16 April 2024.
"Kami berharap, masyarakat tidak menerbangkan balon liar yang disertai petasan,” kata Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan Arif Karyadi melalui JF Pranata Hubungan Masyarakat Muda, bidang Informasi Komunikasi Publik, Ahdy Eko Apriharso.
Siaran keliling dilakukan ke seluruh wilayah 4 kecamatan baik Pekalongan Utara, Pekalongan Timur, Pekalongan Selatan, dan Pekalongan Barat. Terutama wilayah permukiman warga yang kerap ditemui penerbangan balon liar. Termasuk di jalan-jalan utama.
Harapannya, agar semua warga dapat memahami informasi dan menaati imbauan Pemkot Pekalongan. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla