METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan resmi menerima Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari 14 pengembang perumahan di wilayah Kota Pekalongan. Namun masih ada 30 perumahan yang belum menyerahkan PSU-nya.
Serah terima 14 perumahan tersebut dilakukan oleh perwakilan pengembang kepada Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, Selasa 10 Desember 2024.
Turut hadir Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Andrianto, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekalongan Joko Wiyono, serta perwakilan masyarakat.
Penyerahan PSU ini meliputi fasilitas seperti jalan lingkungan, drainase, taman, dan kebutuhan dasar lainnya.
Hal ini sebagai bentuk komitmen para pengembang untuk menyerahkan 30 persen PSU ke Pemkot Pekalongan sesuai aturan dari Kementerian ATR-BPN.
“Namun, masih ada sekitar 30 perumahan yang belum menyerahkan PSU-nya. Dengan kerja sama dengan BPN, kami optimistis target penyelesaian penyerahan PSU secara bertahap bisa tercapai,” kata Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf.
Kepala Dinperkim Kota Pekalongan Andrianto menjelaskan, dari total 92 perumahan di Kota Pekalongan, hingga akhir 2023 baru 48 pengembang yang menyerahkan PSU.
Dengan tambahan 14 perumahan di tahun ini, total PSU yang telah diserahkan mencapai 62 perumahan.
Namun demikian, masih ada 30 perumahan yang belum menyelesaikan proses penyerahan PSU.
Beberapa kendala yang dihadapi mencakup pengembang yang sudah meninggal dunia, ahli waris yang berada di luar kota, hingga permasalahan terkait izin mendirikan bangunan (IMB) dan site plan yang tidak ditemukan.
“Penyerahan PSU ini merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 9 tahun 2009 tentang Pedoman Penyerahan PSU. Langkah ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan keberlanjutan fasilitas publik di kawasan perumahan,” jelas Andrianto.
Ia juga mengimbau para pengembang yang belum menyerahkan PSU agar segera menyelesaikan proses serah terima sesuai regulasi yang berlaku.
“Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif menjaga fasilitas yang sudah tersedia. Penyerahan PSU ini adalah langkah penting dalam menciptakan Kota Pekalongan yang lebih tertata, nyaman, dan layak huni,” pungkasnya.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat, Pemkot Pekalongan optimistis upaya ini akan mendorong pembangunan perumahan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla