Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

BPJS Kesehatan Gandeng Stakeholder Ciptakan Ekosistem Tanpa Kecurangan

Riyan Fadli • Jumat, 13 Desember 2024 | 01:27 WIB
Pembentukan forum anti fraud Jaminan Kesehatan Nasional.
Pembentukan forum anti fraud Jaminan Kesehatan Nasional.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – BPJS Kesehatan berkomitmen memberantas segala bentuk kecurangan maupun gratifikasi dalam Program JKN sepanjang tahun 2024.

Beberapa stakeholder mendapatkan penghargaan dalam momentum Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember 2024. 

Pemberian penghargaan ini menjadi langkah BPJS Kesehatan untuk menumbuhkan kesadaran publik. Sehingga menciptakan ekosistem Program JKN yang bersih dari kecurangan.

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyerukan aksi mencegah segala bentuk kecurangan dalam Program JKN,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti pada Kamis, 12 Desember 2024.

Penghargaan itu diberikan pada beberapa instansi pemerintahan, seperti di tingkat kabupaten kota dan provinsi.

Pemerintah Kota Tegal menjadi salah satu penerima yang berasal dari Jawa Tengah. 

Tidak hanya itu, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada Tim Pencegahan Kecurangan JKN (PK-JKN) dari beberapa daerah.

Tim PK-JKN Kota Tegal menjadi wakil yang menerima penghargaan dari Jawa Tengah.

"Kami optimis, aksi kolaborasi bersama seluruh ekosistem JKN, akan membawa dampak besar bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia,” ujar Ghufron.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno menambahkan bahwa pihaknya secara rutin berkoordinasi dengan Tim PK-JKN dalam memberantas berbagai kecurangan di wilayah pusat hingga daerah.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga melibatkan para ahli, akademisi, praktisi anti kecurangan, hingga aparat penegak hukum untuk mengawal implementasi Program JKN di lapangan.

“Kami juga membentuk unit khusus bernama Tim Anti Kecurangan JKN dengan total 1.793 personil yang tersebar di tingkat pusat, wilayah, hingga cabang,” kata Mundiharno.

Sementara itu, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan juga punya komitmen untuk mencegah terjadinya kecurangan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu mengajak seluruh stakeholder dan mitra BPJS Kesehatan untuk mendukung JKN Anti Fraud. 

"Dengan semangat kolaborasi, mari kita mewujudkan program JKN yang berkualitas dan berkesinambungan," tegasnya.

Salah satu dukungan itu disampaikan oleh Kepala Dinsos Kabupaten Batang, Willopo.

Menurutnya, program JKN merupakan instrumen sosial yang memiliki sifat gotong royong. Saling membantu dalam rangka mewujudkan kesetaraan dalam mengakses layanan kesehatan. 

"Dinas Sosial Kabupaten Batang bersama BPJS Kesehatan mendukung program JKN bebas dari kecurangan," ucapnya.

Begitu juga dengan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Prayudha Widiatmoko. Ia berkomitmen mendukung penuh program JKN tanpa kecurangan. 

"Kami bersama BPJS Kesehatan menjaga integritas program JKN. Mendukung penuh kegiatan Anti Fraud, memastikan bahwa setiap pelayanan kesehatan diberikan secara transparan, jujur dan berkesinambungan," tandasnya. (yan/web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#BPJS - TK #kesehatan #pekalongan #jkn