METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kali ini dengan memberikan santunan kepada 540 anak yatim dari 27 kelurahan di Kota Pekalongan.
“Hal ini dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, semoga membawa keberkahan bagi Kota Pekalongan serta mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Pekalongan, Mahbub Syauqi dalam acara yang digelar di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan Rabu sore 19 Maret 2025.
Menurutnya, setiap penerima mendapatkan santunan berupa uang tunai sebesar Rp 100 ribu serta 5 kilogram beras.
Program ini menjadi agenda tahunan yang bertujuan membantu meringankan beban anak-anak yang kurang beruntung agar dapat merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan.
Terkait data penerima santunan, diperoleh melalui koordinasi dengan TP PKK Kecamatan dan Kelurahan.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari 100 hari pertama kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang ingin terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Mahbub.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menekankan, santunan ini bukan sekadar program seremonial, tetapi juga wujud kepedulian sosial kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.
"Kami berharap kegiatan juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kota Pekalongan. Selain santunan, Ramadan tahun ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti pengajian, berbagi takjil, tadarus virtual, serta Safari Ramadhan ke panti asuhan dan pondok pesantren," ujar Inggit.
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menegaskan pentingnya berbagi di bulan suci ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Tradisi berbagi santunan ini mencerminkan semangat masyarakat Kota Pekalongan dalam menumbuhkan kepedulian sosial. Kami berharap, masyarakat terdorong untuk saling membantu dan berbagi kebahagiaan,” kata Aaf. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla