Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

TPST dan TPS3R Jadi Solusi Pengganti TPA di Pekalongan, Sampah di Jalan segera Diangkut dan Tambah Personel

Lutfi Hanafi • Senin, 24 Maret 2025 | 08:56 WIB
OLAH SAMPAH - TPST Kuripan Kertoharjo salah satu yang akan dimaksimalkan sebagai pengganti TPA Degayu yang ditutup.
OLAH SAMPAH - TPST Kuripan Kertoharjo salah satu yang akan dimaksimalkan sebagai pengganti TPA Degayu yang ditutup.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berupaya bergerak cepat menangani krisis sampah pasca-penutupan TPA Degayu oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Langkah strategis telah disusun dengan fokus utama pada optimalisasi Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) sebagai pengganti TPA.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, menyatakan, seluruh OPD, camat, dan lurah, akan turun langsung untuk memberikan contoh pengelolaan sampah yang baik.

Satgas Pengelolaan Sampah Darurat juga telah dibentuk di setiap dinas guna menangani sampah secara lebih efektif.

Sebagai langkah awal, Pemkot Pekalongan menargetkan pembersihan sampah di ruas jalan protokol dalam waktu 1-3 hari.

Mulai Senin mendatang, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kuripan Kertoharjo dan TPS3R yang telah beroperasi akan dioptimalkan.

 Baca Juga: Prediksi 1,8 Juta Kendaraan Melintasi Kota Pekalongan, Ini Strategi Dishub Atasi Kemacetan Mudik 2025

"Kami akan meninjau lokasi mana yang berfungsi maksimal dan mana yang perlu ditingkatkan," ujar Mas Aaf, sapaan akrab Wali Kota, dalam rapat koordinasi penanganan krisis sampah di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Sabtu 22 Maret 2025.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk aktif memilah sampah dari rumah dan menjaga kebersihan lingkungan.

"Kita harus bergerak bersama, tidak saling menyalahkan, agar Kota Pekalongan segera keluar dari krisis sampah ini," tegasnya.

 Baca Juga: Strategi Jitu Pemkot Pekalongan Sambut Lebaran 2025, Harga Stabil, Arus Mudik Lancar, Warga Nyaman

Menanggapi isu anggaran Rp1,5 miliar untuk pengadaan audio visual di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Mas Aaf memastikan, dana tersebut telah dialihkan sepenuhnya untuk mendukung penanganan darurat sampah.

Kepala DLH Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, menambahkan bahwa TPST Kuripan Kertoharjo akan segera dioperasikan dengan dana tak terduga dari APBD Kota Pekalongan.

Sampah di jalan utama dan sampah yang telah dipilah oleh warga akan menjadi prioritas utama di TPST tersebut.

Sementara itu, kapasitas TPS3R akan ditingkatkan dengan menambah personel dan peralatan pendukung di 23 titik Kota Pekalongan.

"Kami sudah mendapatkan komitmen dari Pak Wali, Bu Wakil, dan Pak Sekda, untuk mengalokasikan dana dari belanja anggaran tak terduga guna meningkatkan kapasitas pengolahan sampah di TPS3R," pungkasnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kota Pekalongan dapat segera mengatasi krisis sampah dan mewujudkan sistem pengelolaan yang lebih berkelanjutan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#tpst #TPA Degayu #Walikota Aaf #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid #TPS3R