Tanggapi Krisis Sampah, Pemkot Gencarkan Pengangkutan dan Pengolahan di Ruas Jalan Protokol
Lutfi Hanafi• Senin, 24 Maret 2025 | 09:14 WIB
ANGKUT SAMPAH - Petugas DLH Kota Pekalongan meningkatkan jumlah armada untuk pengangkutan sampah di wilayah setempat, pada Minggu (23/3/2925).
METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berusaha mengatasi krisis sampah akibat penutupan TPA Degayu oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Mulai Minggu 23 Maret 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan mulai mengangkut tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan protokol.
Ini sebagai upaya darurat untuk mengatasi masalah yang kini menjadi perhatian serius warga.
Kepala DLH Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, yang memimpin koordinasi tim pengangkut sampah di kantor DLH, menjelaskan, pengolahan sampah yang menumpuk kini menjadi prioritas utama.
Fokus utama Pemkot adalah mengalihkan sampah yang terkumpul di jalan protokol untuk segera diproses di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mitra Brayan Urip Kertoharjo, yang dijadwalkan mulai beroperasi bulan depan.
Tidak hanya mengandalkan TPST, Pemkot Pekalongan juga memanfaatkan beberapa Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS3R) yang sudah dilengkapi dengan mesin pemilah sampah.
Hal ini untuk mengurangi beban sampah yang terus bertambah.
Pengangkutan dilakukan dengan menggunakan armada yang lebih fleksibel, seperti kendaraan roda tiga dan kijang kecil, yang lebih mudah mengakses jalan-jalan sempit dan lokasi TPS3R.
Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam memilah sampah, yang diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan di tingkat rumah tangga, serta meminimalisir tumpukan sampah yang ada di jalanan.
Sementara itu, pemerintah berharap inisiatif ini tidak hanya memberikan solusi sementara, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah, diharapkan Kota Pekalongan bisa mengatasi krisis sampah ini dengan cepat dan efektif. (han/ida)