Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Revolusi Sampah dari Dapur, Wawalkot Pekalongan Ajak Warga mulai Lakukan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Lutfi Hanafi • Kamis, 10 April 2025 | 19:30 WIB
Wakil Walikota Pekalongan, Hj Balgis Diab
Wakil Walikota Pekalongan, Hj Balgis Diab

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Tidak semua revolusi dimulai dari jalanan.

Beberapa justru lahir dari tempat yang lebih sederhana—dapur rumah kita sendiri. Yakni sampah.

Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan Hj Balgis Diab, membawa semangat baru dalam menghadapi tantangan lama, sampah.

Ia percaya, perubahan paling berdampak bisa dimulai dari tangan-tangan kecil di rumah.

Dari memilah sisa nasi, membedakan botol plastik, hingga tidak lagi mencampur sampah organik dan anorganik dalam satu kantong.

“Kami tidak bisa sendiri. Kota bersih hanya mungkin terwujud, jika masyarakat ikut serta. Mohon bantuannya, mari kita mulai dari rumah kita masing-masing,” ajaknya penuh harap.

Menurut Balgis, pemilahan sampah sejak dari rumah bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk kesadaran baru.

Sampah yang dipilah akan lebih mudah dikelola oleh pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan hingga kota.

"Kalau dipilah dari rumah, proses selanjutnya jauh lebih ringan. Pengangkutan lebih cepat, pengolahan lebih efektif, dan yang terpenting—lingkungan jadi lebih sehat," jelasnya.

Sampah sering dianggap sepele. Tapi menurut Wawalkot, inilah saatnya masyarakat mengubah cara pandang.

Sampah bukan sekadar limbah—ia cerminan tanggung jawab dan peradaban.

"Membuang sampah sembarangan, mencampur semuanya, itu kebiasaan lama yang harus kita tinggalkan. Mulai sekarang, yuk biasakan buang sampah pada tempatnya, dan yang paling penting, pilah dulu dari rumah," tambahnya.

Tidak ada seremoni. Tidak perlu panggung.

Gerakan ini dimulai dengan satu kantong sampah, satu keluarga, satu lingkungan.

Jika setiap rumah tangga ikut memilah, maka persoalan besar seperti gunungan sampah di jalan atau selokan tersumbat bisa ditekan dari hulu.

Kota Pekalongan yang bersiap jadi tuan rumah berbagai agenda penting, akan tampil sebagai kota bersih tak hanya secara tampilan, tapi juga dalam budaya warganya.

Jadi, siap ikut revolusi kecil dari rumahmu hari ini? Ternyata, perubahan besar bisa dimulai dari hal paling remeh: memilah sampah sebelum dibuang.(han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab #pilah sampah #sampah