METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan generasi sehat.
Yakni melalui Program Keluarga Berencana (KB) Serentak yang digelar di seluruh wilayah kota.
Program ini menjadi langkah strategis dalam menekan angka stunting serta mendorong perencanaan keluarga yang lebih matang dan berkualitas.
Ia juga menambahkan, program ini sejalan dengan visi nasional Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya pada poin ke-4 dan ke-6 yang menekankan peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosidi, menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya sebagai upaya pelayanan, tetapi juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan, Bulan Bakti Aisyiyah, dan Hari Kartini.
"Kami ingin masyarakat aktif terlibat dalam program KB, karena ini solusi konkret untuk menekan stunting. Perencanaan keluarga itu fondasi dari masyarakat yang kuat," katanya.
Baca Juga: Polres Pekalongan Kota Terjunkan Anjing Pelacak K9 Sterilisasi Gereja Demi Keamanan Jemaat
Program KB serentak ini melibatkan berbagai organisasi masyarakat dan instansi, seperti Aisyiyah, GOW, Persit, Bhayangkari, Adhyaksa, serta TP PKK.
Kegiatan ini menyasar 361 akseptor di empat kecamatan, termasuk keberhasilan Kota Pekalongan mencapai target MOP (Metode Operasi Pria) sebanyak 7 akseptor, yang turut memecahkan rekor MURI.
Direktur RS HA Zaky Djunaid, dr. Emy Widyarti, menyatakan, komitmen rumah sakit dalam mendukung program KB sebagai bagian dari pelayanan kesehatan terpadu.
“Kami tidak hanya melayani, tapi juga aktif mendorong kesadaran masyarakat agar KB menjadi gaya hidup sehat. Ini bagian dari pencegahan stunting sejak dini,” jelasnya.
Program KB serentak ini dilaksanakan di berbagai titik layanan kesehatan, termasuk RSUD Bendan, RS Hermina, RS Anugerah, Puskesmas, dan beberapa Praktik Mandiri Bidan (PMB) di seluruh kecamatan Kota Pekalongan.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Pekalongan berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga dan pengendalian kelahiran semakin meningkat.
Dengan begitu, masa depan anak-anak Pekalongan akan lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.(han/ida)