Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bukan Sekadar Pasar Murah, Kota Pekalongan Rayakan Toleransi Lewat Gelaran Pasar Sosial BKSGK

Lutfi Hanafi • Minggu, 27 April 2025 | 21:54 WIB

 

KUNJUNGAN - Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat hadir dalam pasar murah BKSGK di halaman Kantor DPRD Kota Pekalongan, Sabtu (26/4/2025).
KUNJUNGAN - Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat hadir dalam pasar murah BKSGK di halaman Kantor DPRD Kota Pekalongan, Sabtu (26/4/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Sebuah wujud nyata toleransi dan persatuan masyarakat ditunjukkan dalam kegiatan Pasar Murah Toleransi yang digelar Badan Kerjasama Gereja Se-Kota Pekalongan (BKSGK) di halaman Kantor DPRD Kota Pekalongan, Sabtu 26 April 2025.

Tidak sekedar menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, acara ini menjadi simbol mengeratnya kerukunan antarumat beragama di Kota Batik.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa Mas Aaf, hadir langsung membuka kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya acara yang tidak hanya membantu ekonomi warga, tetapi juga memperkokoh semangat toleransi di tengah masyarakat.

"Luar biasa, semua elemen bersatu di sini. BKSGK, komunitas THE (Higher Than Ever) dari Semarang, serta warga dari berbagai latar belakang hadir, membaur, dan berkolaborasi. Ini bukan hanya pasar murah, tapi pasar kebersamaan dan toleransi," ujar Mas Aaf.

Dalam pasar murah ini, warga bisa mendapatkan berbagai kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan rumah tangga dengan harga sangat terjangkau.

 

Tidak hanya itu, disediakan juga berbagai layanan sosial gratis seperti potong rambut, pijat kesehatan, dan cek kesehatan dasar untuk seluruh pengunjung.

Mas Aaf menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan sangat terbuka terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang mendorong nilai kemanusiaan, solidaritas, dan persatuan.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh yang terus berlanjut di masa depan.

Baca Juga: Kisah Roni Handoko, Pejuang Garis Depan Pengawasan Keimigrasian dari Lereng Papua hingga Pemalang

 

 

"Kota Pekalongan adalah kota toleran. Di sini semua suku, ras, budaya, dan agama hidup rukun berdampingan. Inisiatif seperti ini membuktikan bahwa semangat itu benar-benar nyata di tengah masyarakat kita," tegasnya.

Pasar Murah Toleransi ini juga mendapat sambutan hangat dari warga yang antusias berbelanja dan mengikuti berbagai layanan sosial.

Kehadiran acara ini tidak hanya meringankan beban ekonomi mereka, tetapi juga mempererat hubungan lintas komunitas.

 

Sebagai informasi, acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Pekalongan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan berbagai organisasi masyarakat untuk memperkokoh identitas Kota Pekalongan sebagai Kota Toleransi di Indonesia. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#toleransi #lintas agama #sembako murah #gereja #agama #pasar murah #Layanan sosial #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid