METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan — Warung NKRI Digital kini hadir di Kantor Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekalongan.
Kehadirannya sebagai ruang edukatif dan dialog kebangsaan untuk menanamkan nilai cinta tanah air dan menangkal radikalisme di tengah masyarakat.
Warung ini merupakan bagian dari program nasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang didukung penuh oleh Kantor Kesbangpol Kota Pekalongan.
Baca Juga: Pameran Seni SMPN 15 Pekalongan, Siswa Juga Presentasikan Karyanya
“Warung NKRI” sendiri merupakan akronim dari Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” yang dibentuk untuk mewujudkan Gerakan Informasi dan Teknologi Aman dan Lancar.
Berlokasi di Jalan Majapahit nomor 20, Kompleks Pemkot Pekalongan, Warung NKRI Digital menyajikan beragam menu seperti soto, nasi goreng, mendoan, dan ikan bakar.
Tak sekadar kuliner, tempat ini juga menjadi sarana diskusi terbuka, penyuluhan bahaya radikalisme, dan penguatan moderasi beragama.
Baca Juga: Eceng Gondok yang Dianggap Gulma, Kini Jadi Pupuk Organik di Padukuhan Kraton Kota Pekalongan
Menurut Kepala Kesbangpol Kota Pekalongan, M. Taufiqu Rochman, warung ini lahir dari kebutuhan atas ruang aman dan terbuka yang bisa membendung pengaruh radikalisme di tengah masyarakat.
“Dengan adanya Warung NKRI Digital, kami ingin menghadirkan ruang baru yang memperkuat rasa nasionalisme serta melibatkan masyarakat dalam edukasi kebangsaan secara santai tapi bermakna,” ujarnya, Minggu 12 Mei 2025.
Uniknya, pengelolaan Warung NKRI Digital dipercayakan kepada para alumni Paskibraka Kota Pekalongan.
Warung ini dibuka setiap hari dalam dua shift, pagi sebagai kantin, malam sebagai angkringan.
Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi mikro, warung ini juga digunakan sebagai sekretariat para Purna Paskibraka.
Meski masih dalam tahap awal pengembangan dan aktivitas belum begitu ramai, Taufiqu optimistis bahwa inisiatif ini akan tumbuh menjadi pusat edukasi masyarakat yang kuat dan inspiratif.
Baca Juga: Operasi Premanisme di Pemalang, Polisi Amankan Remaja Bersenjata Busur Panah Siap Tawuran
“Kami berharap tempat ini menjadi contoh bahwa upaya menanggulangi radikalisme tidak harus kaku atau menakutkan. Bisa juga dimulai dari warung kecil yang membuka ruang dialog,” tuturnya.
Warung NKRI Digital Pekalongan mengadopsi format dari wilayah lain yang lebih dulu menginisiasi, seperti Salatiga dan Klaten.
Ke depan, warung ini akan terus dikembangkan dengan program-program kebangsaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, tokoh agama, dan komunitas pemuda.
Lewat Warung NKRI Digital, semangat kebangsaan dan ketahanan ideologi tidak lagi hanya menjadi wacana. Tapi hadir secara nyata dan bisa dinikmati sambil menyeruput kopi. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla