Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

TPST Mitra Brayan Resik Targetkan Kelola 10 Ton Sampah Per Hari

Lutfi Hanafi • Sabtu, 24 Mei 2025 | 05:38 WIB
OLAH SAMPAH - Pekerja di TPST Mitra Brayan Resik di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, saat mengolah  sampah.
OLAH SAMPAH - Pekerja di TPST Mitra Brayan Resik di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, saat mengolah sampah.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Mitra Brayan Resik yang berlokasi di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kota Pekalongan, menargetkan peningkatan kapasitas pengelolaan sampah hingga 10 ton per hari.

Target tersebut sejalan dengan rencana perluasan cakupan layanan ke wilayah Kecamatan Pekalongan Selatan dan Pekalongan Utara.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi perluasan layanan yang digelar di Aula Kecamatan Pekalongan Selatan pada Jumat 23 Mei 2025.

Baca Juga: Gedung Baru PMI Pekalongan jadi Investasi Besar untuk Layanan Kemanusiaan

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan RW, LPM, lurah se-Kecamatan Pekalongan Selatan serta sejumlah stakeholder terkait.

Junior Project Officer dari Kemitraan Indonesia, Anindita Sulistyono, menyampaikan, saat ini TPST Mitra Brayan Resik baru melayani warga di sekitar Kelurahan Kuripan Kertoharjo.

Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, pihaknya merancang strategi ekspansi layanan ke wilayah yang lebih luas.

Baca Juga: Warga Soko Duwet Antusias Ikuti Pelatihan Donat dan Tahu Fantasi Kreatif

“Selama tiga bulan terakhir, TPST baru melayani area terbatas. Harapan kami layanan ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya di wilayah selatan dan utara Kota Pekalongan,” ujar Anindita.

TPST saat ini menerapkan dua sistem pengambilan sampah, yaitu layanan jemput bola untuk kawasan tanpa armada, serta sistem antar langsung oleh warga atau perangkat lingkungan bagi wilayah yang memiliki fasilitas pengangkutan.

Masyarakat juga dapat membuang sampah langsung ke TPST dengan biaya tertentu, disesuaikan jenis kendaraan atau wadah yang digunakan.

Baca Juga: Warga Sapuro Kebulen Kompak Bantu TNI Bangun Jalan Lewat Program TMMD

“Biaya itu sebagai bentuk kontribusi untuk mendukung operasional TPST. Kami tetap membuka akses langsung masyarakat dengan mekanisme yang sudah ditetapkan,” tambahnya.

Saat ini, kapasitas pengelolaan sampah TPST mencapai sekitar 3 ton per hari.

Namun, target ke depan adalah meningkatkan kapasitas tersebut hingga 6–10 ton per hari, seiring bertambahnya jumlah nasabah dan cakupan layanan.

Baca Juga: DSA Hadir di RSUD Bendan, Wali Kota HA Afzan Arslan Djunaid Cegah Stroke Sebelum Terlambat

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, mengapresiasi keberadaan TPST Mitra Brayan Resik yang dinilai sangat membantu penanganan sampah di kota, terutama pasca meningkatnya volume sampah beberapa waktu terakhir.

“Keberadaan TPST ini mendukung upaya penanggulangan darurat sampah. Perluasan layanan ini kami dukung penuh agar masyarakat bisa memanfaatkannya secara optimal,” tegasnya.

Saat ini, TPST Mitra Brayan Resik dioperasikan oleh 20 personel aktif, dibantu oleh lima Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), serta satu orang penjaga malam.

Baca Juga: HA Afzan Arslan Djunaid dan Inggit Rayakan 21 Tahun Pernikahan, Bagikan Tips untuk Keluarga Muda

Untuk sarana dan prasarana, TPST masih menggunakan fasilitas yang tersedia.

DLH juga membuka kemungkinan untuk menambah armada dan perlengkapan operasional apabila perluasan layanan berhasil dan jumlah nasabah meningkat.

“Dengan perluasan ini, kami berharap sistem pengelolaan sampah di Kota Pekalongan semakin efektif dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” pungkas Sri Budi Santoso. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #tpst #Pekalongan Utara #DLH #pengelolaan sampah #Pekalongan Selatan #layanan