Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

DWP Pekalongan Siap Gelar Bazar di Setiap Rapat, untuk Berdayakan Perempuan

Lutfi Hanafi • Rabu, 28 Mei 2025 | 02:36 WIB
PAPARAN - Dewan Penasihat DWP Kota Pekalongan Inggit Soraya saat berikan arahan pada Muskotke V, di Aula TP PKK, Selasa (27/5/2025)
PAPARAN - Dewan Penasihat DWP Kota Pekalongan Inggit Soraya saat berikan arahan pada Muskotke V, di Aula TP PKK, Selasa (27/5/2025)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi perempuan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pekalongan akan menghadirkan inovasi baru dalam setiap pertemuan dan rapat kerja.

Mulai tahun 2025 ini, DWP berencana menyelenggarakan bazar rutin sebagai wadah para anggota memasarkan produk dan usaha mereka.

Gagasan ini mencuat dalam Musyawarah Kota (Muskot) ke-V DWP Kota Pekalongan yang digelar di Aula TP PKK, Selasa 27 Mei 2025.

Suasana penuh semangat dan solidaritas menyertai jalannya acara yang menjadi momentum penting bagi organisasi istri ASN tersebut untuk menyusun arah langkah ke depan.

Dewan Penasihat DWP Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menekankan, DWP bukan hanya pendukung bagi suami yang bertugas sebagai ASN, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga serta memperkuat fondasi sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

“DWP adalah pilar keluarga ASN. Kini saatnya DWP lebih aktif sebagai agen perubahan. Salah satunya dengan mendorong para anggotanya berwirausaha. Maka, bazar di setiap agenda DWP menjadi langkah konkret untuk mengangkat potensi perempuan dan ekonomi keluarga,” ujar Inggit.

Selain penguatan ekonomi, Inggit juga mendorong agar program kerja DWP adaptif dengan perkembangan zaman, seperti pelatihan karakter anak, sinergi lintas sektor, dan penguatan kapasitas anggota agar makin percaya diri dan mandiri.

Ketua DWP Kota Pekalongan, Ema Suryani, menambahkan, Muskot ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Provinsi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Dalam agenda kali ini, dibahas pertanggungjawaban kepengurusan periode 2019–2024 sekaligus pembentukan struktur pengurus baru.

“Kami ingin DWP semakin solid, inklusif, dan berdampak nyata. Bazar menjadi salah satu bentuk nyata pemberdayaan ekonomi perempuan. Ini juga bisa jadi ajang belajar pemasaran, membangun jaringan, dan menumbuhkan kepercayaan diri anggota,” jelas Ema.

Baca Juga: Beyond and Coffee, 10 Tahun Menjadi Ikon Kopi Industrial di Pekalongan

Ia menyebutkan, bazar akan diintegrasikan sebagai kegiatan rutin setiap pertemuan DWP, tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga unit-unit kerja di berbagai instansi.

Produk yang ditawarkan mencakup kuliner rumahan, kerajinan tangan, hingga produk fesyen dan kesehatan.

Semangat gotong royong dan solidaritas yang terbangun dalam Muskot ini menjadi modal utama DWP untuk terus tumbuh sebagai organisasi perempuan yang modern, adaptif, dan memberdayakan anggotanya secara ekonomi dan sosial.

Dengan inovasi bazar rutin tersebut, DWP Kota Pekalongan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi perempuan berbasis komunitas.

Bukan hanya memperkuat keluarga ASN, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#musyawarah kota #kota pekalongan #bazar #rapat kerja #Muskot #dharma wanita persatuan (dwp) #Inggit Soraya