Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Lewat Lomba Cipta Menu B2SA, Ajak Warga Kota Pekalongan Kenyang Tanpa Nasi

Lutfi Hanafi • Jumat, 30 Mei 2025 | 04:56 WIB

NILAI MASAKAN - Tim Juri Lomba Cipta Menu B2SA saat menilai menu masakan pesta, di aula Dinperpa Kota Pekalongan, Rabu (28/5/2029).
NILAI MASAKAN - Tim Juri Lomba Cipta Menu B2SA saat menilai menu masakan pesta, di aula Dinperpa Kota Pekalongan, Rabu (28/5/2029).


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Ada yang menarik dari dapur kreativitas yang dipentaskan di Aula Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Rabu 28 Mei 2025.

Sebanyak 30 tim perwakilan PKK kelurahan dan kecamatan menampilkan kreasi kuliner unik dalam Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta Lomba Cipta Kudapan.

Kini bukan sekadar lomba, tapi juga kampanye besar, "kenyang tidak harus makan nasi."

“Menu yang disajikan benar-benar inovatif, enak, dan mengedukasi. Ini bukti bahwa pangan lokal bisa jadi solusi sehat yang terjangkau,” ungkap Inggit.

Lomba ini, lanjutnya, bukan hanya soal menang atau kalah.

Lebih dari itu, ini soal membangun kesadaran bahwa kebutuhan gizi keluarga bisa dipenuhi dengan olahan lokal yang tidak kalah bernutrisi dibandingkan bahan pangan impor.

Baca Juga: Kampung KB Mandiri Utama Jenggot Jadi Inspirasi Nasional dari Pekalongan

Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, menyebutkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Gerakan Diversifikasi Pangan yang digalakkan pemerintah pusat. 

“Masyarakat perlu tahu bahwa kenyang itu tidak harus dari nasi. Banyak sumber karbohidrat lain yang justru lebih sehat dan mudah ditanam di sekitar rumah,” jelas Lili.

Demi menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan tim juri lintas sektor, mulai dari perwakilan TP PKK, Dinperpa, Dinas Kesehatan, Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia), guru SMK kuliner, hingga chef profesional.

Baca Juga: Bank Sampah di Padukuhan Kraton Bantu Warga Atasi Krisis Sampah Rumah Tangga

Dalam lomba B2SA, Kecamatan Pekalongan Utara, tampil sebagai juara pertama, mengalahkan Kelurahan Jenggot dan Setono yang berada di posisi kedua dan ketiga.

Sementara itu, pada kategori kudapan, Kelurahan Noyontaansari meraih juara pertama, diikuti oleh Kandang Panjang dan Kauman.

Menu-menu yang ditampilkan pun tak sekadar memanjakan lidah, tetapi juga telah dihitung kandungan gizinya, mulai dari keseimbangan karbohidrat, protein, hingga serat dan vitamin.

Baca Juga: DWP Pekalongan Siap Gelar Bazar di Setiap Rapat, untuk Berdayakan Perempuan

Melalui lomba ini, Pemkot Pekalongan ingin mendorong budaya makan yang lebih bijak dan sadar gizi, sekaligus mempromosikan pangan lokal yang selama ini terlupakan.

Ubi, jagung, dan singkong tidak kalah bergizi dibandingkan nasi. 

“Semoga tahun-tahun ke depan, lomba ini bisa menjangkau lebih banyak peserta dan menghasilkan lebih banyak inovasi kuliner lokal yang sehat,” pungkas Lili. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Gizi seimbang berbasis pangan lokal #Makanan sehat untuk keluarga #Menu sehat tanpa nasi #Lomba Cipta Menu B2SA Kota Pekalongan #TP PKK Kota Pekalongan #Inggit Soraya