Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Anak Nakal Siap-Siap, Wali Kota Pekalongan juga Siapkan Barak Militer

Lutfi Hanafi • Selasa, 3 Juni 2025 | 17:27 WIB
Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid
Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Dalam upaya mencetak generasi muda yang lebih disiplin dan berkarakter kuat, Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid mendukung sistem pelatihan militer sebagai solusi alternatif bagi anak-anak yang dianggap nakal atau kurang disiplin.

Pernyataan ini disampaikan wali kota yang akrab disapa Mas Aaf, usai membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba kepada Anggota Paskibraka Tahun 2024 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pekalongan, Senin 2 Juni 2025.

“Banyak pilihan pelatihan. Bisa lewat pelatihan militer, paskibra, bahkan pesantren. Semua punya manfaat dalam membentuk karakter anak,” tegas Aaf.

Baca Juga: Kapolres Pekalongan Kota, Minta Pancasila Harus Jadi Inspirasi Hidup Bangsa

Menurutnya, pendekatan militer bukan sekadar latihan fisik.

Anak-anak akan mengajarkan cara menyampaikan pesan yang sopan, menghormati orang tua, hingga tata cara makan yang benar.

Semua ini dilakukan untuk membentuk pribadi yang lebih terarah dan tidak mudah terjerumus ke dalam pergaulan negatif.

Baca Juga: Tanggul Sungai Bremi Jebol Lagi, Pemkot Pekalongan Gerak Cepat Lakukan Penanganan Darurat

 

Mas Aaf menyebutkan, di Kota Pekalongan telah tersedia barak yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana pelatihan.

Ia merujuk pada pengalaman kepala daerah yang pernah menjalani retret dengan pendekatan serupa, dan terbukti efektif dalam menyatukan visi serta membangun disiplin.

“Kita ingin anak-anak Pekalongan dapat memahami batasan dalam pergaulan dan menghindari hal-hal negatif seperti narkoba atau tawuran,” tambahnya.

Baca Juga: Kebaktian Paskah Penuh Damai di Rutan Pekalongan, Tanamkan Harapan Baru

Wali Kota juga menekankan pentingnya pelatihan berbasis kearifan lokal, seperti pesantren atau kegiatan kepramukaan.

Namun, pendekatan militer dianggap cocok untuk anak-anak yang memerlukan penanganan yang lebih tegas namun tetap membangun.

“Setiap metode pelatihan membawa pengalaman dan ilmu yang berbeda-beda. Tinggal kita sesuaikan dengan kebutuhan anak,” katanya.

Baca Juga: Kebaktian Paskah Penuh Damai di Rutan Pekalongan, Tanamkan Harapan Baru

Program pelatihan militer ini diyakini bisa menjadi jawaban atas meningkatnya kenakalan remaja, khususnya di perkotaan.

Melalui pelatihan kedisiplinan, para peserta akan terbentuk menjadi pribadi yang lebih tangguh, patuh aturan, dan punya empati sosial.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan akan terus menyiapkan skema yang terstruktur untuk pelaksanaan program ini, agar dapat diakses oleh anak-anak yang memang membutuhkan pendekatan khusus dalam pelatihan mental dan perilaku.

Baca Juga: Festival Pek Cun 2025 di Pekalongan, Peringatan Chi Yen dan Lantunkan Doa untuk Kemakmuran

 

“Kita tidak bisa membiarkan generasi muda hanyut dalam arus negatif. Perlu tindakan nyata dan sistematis,” tegas Aaf. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#disiplin #barak militer #pesantren #Pelatihan Militer #anak #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid #anak nakal