Proyek Ekowisata dari Kemitraan Indonesia Disemprot Pemkot Pekalongan, Kenapa?
Lutfi Hanafi• Sabtu, 14 Juni 2025 | 03:26 WIB
SAMPAIKAN PERENCANAAN - Direktur Kemitraan saat menyampaikan perencanaan dua Ekowisata di Kota Pekalongan kepada Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab, pada Jumat (13/6/2025).
METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Rencana pembangunan proyek Ekowisata Mangrove Park dan kawasan Kelurahan Degayu yang diajukan oleh pihak Kemitraan menuai berbagai koreksi tajam dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan.
Hal itu terungkap dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Terang Bulan pada Jumat 13 Juni 2025.
Sejumlah poin dari desain yang diajukan dinilai tidak relevan dan minim riset terhadap kondisi terbaru di lapangan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Direktur Kemitraan Eka Melisa menyatakan, pihaknya akan melakukan revisi desain.
Ia mengakui bahwa rancangan sebelumnya masih menggunakan data tahun 2023-2024 dan perlu disesuaikan dengan informasi terbaru dari Pemkot.
“Kami menerima semua masukan dan akan melakukan finalisasi desain agar lebih menyatu, tidak terpisah-pisah, serta memberi ruang untuk pelaku usaha lokal,” kata Eka.
Kemitraan juga berjanji memperhatikan aspek legalitas lahan, izin lingkungan, dan keterlibatan komunitas sekitar dalam ekowisata tersebut.
Fokus revisi akan diarahkan pada integrasi desain antar titik lokasi dan pemberdayaan ekonomi warga setempat.
Audiensi ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan visi pembangunan ekowisata Pekalongan agar tidak hanya indah di atas kertas, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat. (han/ida)