Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Lolos Pelatihan Ini Bisa Langsung Kerja! Ratusan Warga Kota Pekalongan Berebut

Lutfi Hanafi • Senin, 16 Juni 2025 | 00:44 WIB

 

SELEKSI - Warga Kota Pekalongan saat mengikuti seleksi administrasi pelatihan kerja di BLK Kota Pekalongan, pada Jumat (13/6/2025).
SELEKSI - Warga Kota Pekalongan saat mengikuti seleksi administrasi pelatihan kerja di BLK Kota Pekalongan, pada Jumat (13/6/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Ratusan pencari kerja di Kota Pekalongan menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti seleksi pelatihan kerja berbasis kompetensi.

Karena membuka peluang besar bagi peserta untuk langsung terserap ke dunia kerja sesuai keahlian yang dimiliki.

Pelatihan yang digelar melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan ini dinilai sangat menguntungkan.

Karena itu, mereka sangat antusias mengikuti seleksi yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (12–13 Juni 2025).

Pelatihan ini diikuti oleh 336 peserta dari berbagai kelurahan di Kota Pekalongan.

Para peserta menjalani tes tertulis, wawancara, serta verifikasi dokumen pendaftaran di Aula UPTD BLK yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto, Kuripan Lor, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.

Kepala Bidang Penempatan Kerja, Pelatihan, dan Produktivitas Dinperinaker Kota Pekalongan, Indria Susanti menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari 10 paket pelatihan hasil kerja sama antara Dinperinaker dengan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) dan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK).

Dengan sumber anggaran dari DBHCHT Tahun Anggaran 2025.

“Jumlah pendaftar tahun ini cukup besar. Ini menunjukkan tingginya animo masyarakat akan pentingnya pelatihan berbasis kompetensi. Namun, dari hasil seleksi, hanya akan dipilih 196 orang terbaik yang akan mengikuti pelatihan selama 20 hari, mulai 18 Juni 2025 mendatang,” jelas Indria, Sabtu 14 Juni 2025.

Pada hari pertama seleksi, pelamar disaring untuk bidang kejuruan menjahit dan pembuatan roti serta kue.

Sementara hari kedua, seleksi difokuskan pada bidang kejuruan digital marketing, mengemudi mobil, dan teknisi handphone.

Keseluruhan pelatihan dirancang secara aplikatif dan sesuai kebutuhan pasar kerja saat ini.

Program pelatihan ini tidak hanya sekadar pembekalan, tetapi juga menjamin adanya peluang kerja nyata bagi para peserta.

“Kami pastikan peserta yang lolos seleksi wajib mengikuti pelatihan dari awal hingga selesai secara tertib. Karena LPK yang menjadi mitra sudah menyiapkan jaringan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang tengah membutuhkan tenaga kerja,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada para pencari kerja, khususnya dari kalangan usia produktif dan lulusan baru.

Dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi, para peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan praktik yang siap pakai.

Masyarakat pun menyambut baik kegiatan ini.

Beberapa peserta mengaku, pelatihan ini merupakan peluang langka yang tidak hanya menambah ilmu, tapi juga membuka jalan untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan dukungan anggaran dari DBHCHT 2025 serta kolaborasi lintas lembaga, pelatihan kerja ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk mengurangi pengangguran terbuka dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja di Kota Pekalongan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #dunia kerja #Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja #Balai Latihan Kerja (BLK)