Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pelatihan Gratis Dibuka, Pemkot Rekrut Semua Usia Produktif Kerja

Lutfi Hanafi • Kamis, 19 Juni 2025 | 18:57 WIB
SAMBUTAN -  Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat membuka pelatihan kerja di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Rabu (18/6/2025).
SAMBUTAN -  Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat membuka pelatihan kerja di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Rabu (18/6/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Dunia kerja kian kompetitif, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan punya solusi jitu, yakni pelatihan kerja gratis yang inklusif dan menyasar semua kalangan usia produktif.

Program ini resmi dibuka Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Rabu 18 Juni 2025.

Pelatihan ini bukan formalitas. Selain gratis, peserta juga mendapatkan uang transport dan sertifikat kompetensi resmi dari BNSP.

Baca Juga: 5 ASN Luncurkan 5 Inovasi, Wali Kota Minta Adanya Integrasi dan Berkelanjutan

Bahkan, yang lebih menarik, pelatihan ini terbuka bagi siapa saja yang masih dianggap produktif—termasuk mereka yang berusia 50 tahun lebih.

"Sudah gratis, diberi uang saku, dapat sertifikat. Ini luar biasa! Sayang kalau tidak dimanfaatkan maksimal," kata wali kota yang akrab disapa Mas Aaf dalam sambutannya.

Ia mendorong peserta serius mengikuti pelatihan selama 20 hari tersebut untuk memperbesar peluang kerja maupun wirausaha.

Baca Juga: Becak Hampir Punah di Pekalongan, Walikota Aaf Siap Solusi Mengejutkan

Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara Dinperinaker Kota Pekalongan dengan LPK Swasta, BLK Komunitas, dan didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan Betty Dahfiani Dahlan menambahkan, tahun ini pelatihan lebih berkualitas karena seluruh peserta akan diuji kompetensinya.

"Kita bekerja sama dengan tiga LSP dari Surabaya, Batang, dan Jakarta. Sertifikat dikeluarkan oleh BNSP dan diakui secara nasional," terangnya.

Baca Juga: Kota Pekalongan Fokus Tangani Darurat Sampah Lewat Perubahan APBD 2025

Dari berbagai jurusan yang ditawarkan, pelatihan sopir menjadi yang paling diminati dengan 90 pendaftar.

Namun karena keterbatasan kuota, hanya 40 peserta yang bisa diterima.

"Minimal usia peserta 18 tahun, tapi tidak ada batas maksimal selama masih bisa produktif. Ini kesempatan emas bagi masyarakat yang belum punya pekerjaan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing,” tegas Betty.

Baca Juga: Lolos Pelatihan Ini Bisa Langsung Kerja! Ratusan Warga Kota Pekalongan Berebut

Program ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkot Pekalongan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja, siap bersaing, dan tersertifikasi.

Pelatihan gratis bukan sekadar pelengkap program, tapi strategi nyata mengurai angka pengangguran di semua jenjang usia. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pelatihan kerja #kota pekalongan #WALIKOTA PEKALONGAN #Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid