Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pedagang Ikan Hias Pasar Kuripan Keluhkan Sepi Pembeli

Magang • Kamis, 3 Juli 2025 | 04:02 WIB
PUSAT IKAN HIAS : Pasar Kuripan sebenarnya menjadi pusat pedagang ikan hias dan berbagai peralatan memelihara ikan hias.
PUSAT IKAN HIAS : Pasar Kuripan sebenarnya menjadi pusat pedagang ikan hias dan berbagai peralatan memelihara ikan hias.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Perpindahan lokasi pasar ikan hias di Kota Pekalongan menimbulkan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pedagang.

Jualannya di Pasar Kuripan semakin sepi pembeli. Mereka pun harus menanganinya dengan berjualan online.

“Setiap hari, kami jarang mendapatkan pembeli,” keluh Ari, salah satu pedagang ikan hias, Rabu 2 Juli 2025.

Baca Juga: Pedagang Resmi Pasar Loak Kuripan, Kalah Saing dengan Pedagang Liar Pinggir Jalan

Menurutnya, kondisi sepi itu sejak dilakukan relokasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dari Pasar Loak Sayun, Pekalongan Barat, Jalan KH Mansyur ke Pasar Kuripan pada 2 Desember 2016 silam.

Kios- kios ikan hias di lokasi baru ini, selalu pengunjung sepi.

Penurunan minat pembeli ini menurutnya karena lokasi pasar yang kurang strategis dan sulit dijangkau pembeli.

Baca Juga: Dulu Hanya Loper Batik, Kini Produk Batik Ahmad Musa Tembus Pasar Internasional

“Hal ini menimbulkan keresahan di kalangan penjual ikan hias,” kata pria yang tinggal di Sapuro ini.

Berbeda dengan lokasi sebelumnya yang lebih ramai dan mudah diakses masyarakat pembeli.

Padahal para pedagang di Pasar Kuripan, tetap harus membayar sewa kios Rp 8.000 per hari. “Sedangkan omzet per hari tidak menentu,” keluhnya.

Baca Juga: Petakan Kopi Berkualitas di Kabupaten Batang, Bawa Nikmatnya Kopi Lokal ke Pasar Nasional

Selain menjual ikan hias, Ari juga menjual makanan ikan, akuarium, dan berbagai perlengkapan memelihara ikan.

Kendati begitu, Ari terus berusaha mengatasi penurunan penurunan. Salah satunya, dengan memasarkan penjualannya melalui media sosial (Medsos) dan platform online lainnya.

Hal tersebut untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pasar Murah, Kota Pekalongan Rayakan Toleransi Lewat Gelaran Pasar Sosial BKSGK

“Meski begitu, kami masih berharap tempat ini lebih ramai lagi seperti dulu,” tambah Ari.

Sementara itu, Darso, salah satu pembeli asal Kecamatan Pekalongan Utara, mengaku jarang mengunjungi pasar ikan.

Hal itu karena lokasinya yang sulit dijangkau.

”Dulu saya sering menbeli ikan hias untuk anak-anak. Sekarang malas ke pasar, karena akses berkendara kurang nyaman,” tutur Pak Darso.

Baca Juga: Tarik Pembatik Muda, Bawa Batik Rifaiyah ke Pasar Internasional

Para pedagang berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dapat segera meninjau kondisi Pasar Kuripan.

“Kami berharap, pemerintah bisa menjadikan pasar ini mudah diakses masyarakat pembeli. Dengan begitu, bisa menggerakkan perekonomian,” harapnya. (yanuar ilham/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #pasar kuripan #ikan hias