METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Suasana duka masih tersimpan di Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, setelah sebuah rumah warga dilalap si jago merah.
Namun di tengah puing-puing sisa kebakaran, muncul secercah harapan yang menghangatkan hati.
Kehadiran cepat Polres Pekalongan Kota membawa bantuan dan semangat.
Baca Juga: Ajari Anak Muda Kota Pekalongan Cara Dagang Laris Manis Lewat Tik Tok Shop
Melalui program unggulan BATIK (Bersama Amanah Tumbuhkan Infak Kamtibmas), jajaran Polres Pekalongan Kota menunjukkan aksi nyata kepedulian.
Bantuan uang tunai langsung diserahkan oleh tim yang dipimpin Iptu Lestari, didampingi ketua RT, Bhabinkamtibmas, dan warga sekitar yang menyaksikan dengan penuh haru.
“Ini bukan sekedar bantuan, tapi bentuk nyata kami hadir untuk masyarakat, terutama saat musibah datang,” kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, Selasa 8 Juli 2025.
Baca Juga: Warga Pekalongan Barat Kompak Atasi Sampah dan Bencana dengan Gotong Royong
Tak hanya bantuan materi, personel Bhabinkamtibmas juga turun tangan membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran.
Semangat gotong royong dan solidaritas terlihat jelas, mencerminkan sinergi antara polisi dan masyarakat yang semakin kuat.
Kehadiran Polres Pekalongan Kota ini menjadi bukti bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, namun juga sahabat masyarakat yang selalu siap hadir dalam kondisi darurat.
Baca Juga: Pemkot Pekalongan Ajukan Perubahan APBD 2025, DPRD Evaluasi Agar Lebih Realistis
“Saya mewakili warga RT 03 RW 09, sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang tertimpa musibah. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” ujar Royati, Ketua RT setempat, sambil menahan haru.
Program BATIK sendiri sudah dikenal luas sebagai salah satu inisiatif Polres Pekalongan Kota dalam membangun hubungan humanis dengan masyarakat.
Seperti diungkapkan tim Kompolnas saat visitasi beberapa waktu lalu, program ini menjadi wajah baru kepolisian yang lebih empatik dan responsif.
Baca Juga: Miris! Warga Pekalongan Pilih Buang Sampah di Pinggir Jalan, Padahal Sudah Disediakan TPST
Ketika musibah datang tak terduga, kehadiran cepat Polres Pekalongan Kota tak hanya membawa bantuan, tapi juga menguatkan mental warga.
“Polisi bisa menjadi pelindung sekaligus pelipur lara di tengah luka,” katanya. (han/ida)