METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Warung Kopi Bumi Suja di Rumah Kuno ini terletak di gang kecil di kawasan Kraton Kidul, di Jalan Merdeka Nomor 7, Kota Pekalongan.
Bangunan kuno ini cukup menarik perhatian.
Dari luar, terlihat seperti rumah lama yang sedikit menyeramkan dengan tembok kusam, pintu kayu besar, dan jendela-jendela tinggi khas tempo dulu.
Namun begitu masuk, suasana langsung berubah menjadi hangat, bersahabat, dan membawa pengunjung ke dalam atmosfer vintage yang nyaman.
Oleh pemiliknya, Riski Robbani, tempat tersebut dinamai Warung Kopi Bumi Suja.
“Tempat ini, kami buka sejak Oktober 2024,” katanya sambil menyeduh kopi.
Yang menarik, interior Warung Kopi Bumi Suja didominasi material kayu, lantai keramik kuno, serta meja dan kursi klasik yang autentik, menciptakan kesan seolah bersantap, seperti di rumah nenek.
Bangunan ini terdiri atas dua lantai dengan tata ruang yang tertata rapi.
Lantai satu menjadi area utama untuk pengunjung, memadukan konsep angkringan klasik dengan sentuhan modern.
Di lantai ini juga tersedia ruang ber-AC untuk tamu yang ingin lebih nyaman atau mengadakan pertemuan kecil.
Beberapa titik juga dilengkapi stop kontak, menjadikannya ramah untuk bekerja atau bersantai lebih lama.
Sementara itu, lantai dua dirancang sebagai area nongkrong santai dengan tempat duduk lesehan dan meja panjang, cocok untuk diskusi komunitas atau sekadar ngopi bareng teman.
“Warung kami menyajikan menu khas Jawa yang otentik, serta aneka kopi Nusantara,” imbuhnya.
Ditambahkan, menu unggulan yang paling diburu pengunjung adalah garang asam ayam daun pisang.
Disajikan hangat dalam balutan daun pisang, yang menghadirkan perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih yang segar dan membangkitkan selera.
Selain itu, ayam panggang kuah santan juga menjadi favorit pengunjung karena kuahnya yang creamy, kaya rempah, dan cocok disantap dengan nasi hangat.
Untuk minuman, Bumi Suja menyajikan kopi seduh lokal dari biji pilihan Nusantara, serta aneka jus buah segar tanpa pemanis buatan.
Semua disajikan sederhana, tapi penuh perhatian terhadap rasa dan kualitas.
Bagi yang ingin sekedar nongkrong santai atau makan, bisa datang ke warung ini, yang buka setiap hari pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB.
“Kami fokus di media sosial (Medsos). Dari situ banyak yang penasaran, lalu datang dan menjadi pelanggan tetap,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Tak hanya makanannya yang jadi daya tarik, keramahan pelayanan juga membuat pengunjung merasa betah.
Dian Lestari, 32, warga Tirto, mengatakan, dirinya langsung terkesan sejak kunjungan pertama.
“Dari luar kayak rumah kosong, tapi dalemnya adem, estetik, dan makanannya enak. Saya suka ruang AC-nya juga, nyaman banget buat duduk lama,” tuturnya.
Dengan paduan arsitektur rumah kuno, interior yang hangat, serta menu khas Jawa yang menggoda, Bumi Suji tak hanya menjadi tempat makan biasa, tapi juga ruang berkumpul dan bersantai yang memadukan suasana tempo dulu dengan kenyamanan masa kini. (yanuarilhampangestu/ida)
Editor : Ida Nor Layla