Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Genangan Rob di Perumahan Pesona Griya Panjang Dimanfaatkan Jadi Spot Favorit Memancing

Magang • Jumat, 11 Juli 2025 | 16:05 WIB
BANJIR TERUS : Genangan rob di Kawasan Perumahan Pesona Griya Panjang, Kelurahan Kandang Panjang, Kota Pekalongan sudah dua bulan tak kunjung surut.
BANJIR TERUS : Genangan rob di Kawasan Perumahan Pesona Griya Panjang, Kelurahan Kandang Panjang, Kota Pekalongan sudah dua bulan tak kunjung surut.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Genangan rob di Kawasan Perumahan Pesona Griya Panjang, Kelurahan Kandang Panjang, Kota Pekalongan tak kunjung surut.

Genangan yang disebabkan luapan Sungai Bremi akibat air laut pasangan ini melimpas ke area permukiman sudah berlangsung dua bulan ini. 

Genangan tersebut awalnya dikeluhkan warga. Tapi bencana banjir rob tersebut justru difungsikan menjadi tempat memancing bagi warga sekitar.

Alih-alih membiarkan genangan itu jadi sumber kekesalan dan kebosanan, sebagian warga justru memilih menjadikannya tempat hiburan dengan memancing.

Setiap sore, sejumlah orang tampak berdiri di pinggir jalan kompleks yang tergenang sambil melemparkan kail sederhana, menanti ikan-ikan kecil.

“Sudah hampir dua bulan lebih, air ini tidak surut-surut. Kalau pas pagi sih biasanya tenang, terus sore mulai naik lagi airnya. Ya sudah, anak-anak sampai orang tua kadang memancing di sini, sekedar hiburan saja,” kata Wahyu Aji, warga Blok C Pesona Griya, Kamis 10 Juli 2025.

Menurut Wahyu, air yang menggenangi perumahan bukan berasal dari air hujan, melainkan air rob yang masuk lewat Sungai Bremi saat laut pasang.

Genangan itu kini masuk hingga ke halaman rumah warga dan membuat aktivitas harian terganggu.

Menurutnya, memancing ini awalnya hanya iseng, namun kini sudah menjadi kebiasaan.

Meski begitu, Wahyu tetap berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Selain merusak infrastruktur jalan, genangan yang terlalu lama juga berisiko menimbulkan penyakit dan mengganggu aktivitas warga.

“Airnya bau, kotor, dan bikin kaki gatal-gatal. Cuma ya mau bagaimana lagi. Kalau protes terus, kami juga capek. Kami meminta solusi nyata, bukan cuma ditinjau-tinjau saja,” harapnya.

Wahyu berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan segera membangun rumah pompa dan memperkuat tanggul di sekitar Sungai Bremi, agar air rob tidak terus masuk ke wilayah perumahan. 

Selama belum ada perbaikan sistem tanggul dan pengendalian air pasang, warga seperti Wahyu hanya bisa bertahan dan mencari cara agar tetap waras di tengah genangan.

“Kami berharap pemerintah segera mengatasi permasalahan yang terjadi di Pesona Griya Panjang,” katanya. (fajrulfalahadiyanto/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Perumahan Pesona Griya Panjang #banjir rob