METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Area pemakaman Tionghoa yang dikenal sebagai kuburan Bong Cino di Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, bukan lagi menjadi tempat angker.
Justru jadi pusat keramaian warga yang hobi bermain layangan.
Setiap sore, puluhan anak hingga remaja, memenuhi area tersebut untuk menerbangkan berbagai jenis layang-layang.
Lokasi pemakaman yang memiliki lahan terbuka nan luas dan minim pepohonan tersebut, dianggap cocok menjadi lokasi bermain layang-layang. Terutama saat musim kemarau seperti sekarang.
Selain itu, hembusan angin di kawasan tersebut relatif stabil dan tidak terganggu kabel listrik maupun bangunan tinggi.
Tak hanya dimanfaatkan sebagai ruang bermain, sejumlah warga juga membuka lapak jualan layangan dan senar gelasan di sekitar area makam.
Aktivitas jual beli ini muncul secara spontan, karena tingginya minat anak-anak terhadap permainan tradisional tersebut.
Salah satu pedagang, Tarman, warga sekitar, mengaku sudah mulai berjualan sejak awal Juni.
Ia menyebutkan, pendapatan dari menjual layangan cukup membantu kebutuhan sehari-hari.
“Sekarang anak-anak main layangan lagi. Saya lihat ramai terus, jadi coba jualan. Alhamdulillah laku,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis 20 Juli 2025.
Sementara itu, Rizky , salah satu remaja yang hampir setiap sore datang ke lokasi, mengatakan, dirinya lebih senang bermain layangan di Bong Cino, karena ruangnya luas dan banyak teman.
“Di sini anginnya bagus. Bisa main aduan juga. Jadi enggak usah ke lapangan jauh-jauh,” ujarnya.
Meski bermain di area makam, warga tetap menjaga kebersihan dan menghormati lingkungan sekitar.
Bahkan mereka secara sukarela membersihkan sampah setiap sore.
Hingga kini, belum ada larangan resmi dari pemerintah atau pengelola pemakaman terkait aktivitas tersebut. (fajrulhadiyanto/ida)
Editor : Ida Nor Layla