METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Suasana Sabtu malam di Alun-Alun Kajen Kabupaten Pekalongan mendadak lebih semarak dari biasanya.
Puluhan motor Honda PCX berjejer rapi, lengkap dengan pengendaranya.
Mereka adalah anggota Komunitas PCX Pekalongan, wadah pecinta motor PCX yang kini semakin aktif dan solid di Kota Batik ini.
Komunitas yang terbentuk sejak tahun 2024 ini, telah memiliki lebih dari 100 anggota dari berbagai usia dan latar belakang.
Salah satu anggota aktif, Dyaz menceritakan bagaimana komunitas ini tidak hanya soal hobi berkendara, tetapi juga tempat bersosialisasi dan berkontribusi bagi masyarakat. Mereka menamai komunitasnya “ PCX Squad”
“Awalnya cuma sering ketemu di jalan pas riding, lama-lama saling sapa dan ngobrol. Dari situ terbentuk ide bikin komunitas. Sekarang, setiap bulan ada kopi darat (kopdar) rutin, touring, bahkan bakti sosial,” jelas Dyaz saat ditemui di sela acara riding santai keliling kota.
Selain touring ke daerah wisata di sekitar Jawa Tengah seperti Dieng, Batang, dan Semarang, komunitas ini juga aktif menggelar kegiatan sosial.
Baru-baru ini mereka mengadakan program “PCX Peduli” dengan membagikan sembako ke panti asuhan dan warga kurang mampu.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas motor tidak selalu identik dengan hal negatif. Kami bisa menjadi contoh positif, terutama untuk anak-anak muda,” tambah Dyaz.
Acara hari ini juga menjadi momen pengenalan anggota baru dan deklarasi komitmen keselamatan berkendara.
Dengan dukungan dari dealer resmi Honda dan Satlantas Polres Pekalongan, kegiatan ini diisi dengan edukasi tentang safety riding dan pemeriksaan motor gratis.
Komunitas PCX Pekalongan membuka pintu bagi siapa saja pengguna Honda PCX yang ingin bergabung.
Bagi Dyaz dan rekan-rekannya, motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana untuk menjalin persaudaraan tanpa batas.
“Selama punya semangat positif dan cinta kebersamaan, kamu akan selalu diterima di sini,” kata Dyaz sambil tersenyum. (yanuarilhampangestu/ida)
Editor : Ida Nor Layla