METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan — Puluhan ibu-ibu PKK siap naik kelas, dari sekadar pelaku usaha rumahan, menjadi pebisnis online.
Optimisme ini, direalisasikan melalui program pelatihan bertajuk “Pembuatan Akun Toko PKK di Online Shop” yang digagas oleh Pokja 2 TP PKK Kota Pekalongan yang dilaksanakan di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Senin pagi 4 Agustus 2025.
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya menjelaskan, pelatihan ini murni dari anggaran PKK, bagian dari dukungan terhadap program Pelangi (Pelatihan dan Pendampingan UMKM Mandiri).
“Kami ingin ibu-ibu PKK, khususnya kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), mampu menjangkau pasar lebih luas tanpa harus buka toko fisik,” ungkapnya semangat.
Inggit menjelaskan, berjualan online memberikan kemudahan, tidak memerlukan modal besar seperti toko konvensional. Tidak perlu bangunan, rak display, atau karyawan.
“Yang penting punya produk dan tahu cara memasarkannya lewat platform digital,” ujarnya penuh semangat.
Baca Juga: Wawalkot Balgis di PORSEMA XIII, Menang Itu Penting, Tapi Karakter Lebih Utama
Inggit juga mengungkapkan rencana jangka panjang TP PKK. Salah satunya, menyediakan ruang khusus di Gedung Dekranasda sebagai etalase produk-produk UP2K khas Pekalongan.
“Selain untuk display kerajinan, nantinya bisa juga jadi pusat oleh-oleh khas Pekalongan. Kita kenalkan produk kita kepada wisatawan,” tambahnya.
Dalam pelatihan ini, PKK menghadirkan langsung praktisi IT sebagai narasumber. Materi yang disampaikan meliputi cara membuat akun toko di marketplace, mengatur tampilan produk, hingga teknik digital marketing agar dagangan lebih menarik perhatian pembeli.
Baca Juga: Balgis Serahkan 27 SK Koperasi Merah Putih, Ini Harapannya ke Depan
“Bukan cuma jualan, tapi bagaimana menyampaikan informasi produk secara menarik, visual yang menarik, dan deskripsi yang tepat,” kata Tuti, Ketua Panitia pelatihan.
Dengan semangat gotong royong dan inovasi digital, PKK Kota Pekalongan membuktikan bahwa ibu-ibu juga bisa melek teknologi dan bersaing di dunia bisnis online. Produk rumahan, jika dipoles digital, bisa jadi primadona pasar.
Peserta pelatihan merupakan perwakilan PKK dari seluruh kelurahan di Kota Pekalongan. Setiap kelurahan nantinya akan difasilitasi untuk memiliki akun toko online sendiri, agar bisa langsung memasarkan produk UP2K dari daerah masing-masing. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla