Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tak Cukup Sekadar Sekolah, Wajib Belajar 13 Tahun Harus Dimulai dari PAUD

Lutfi Hanafi • Rabu, 6 Agustus 2025 | 04:40 WIB
SAPA PESERTA - Bunda PAUD Kota Pekalongan Hj Inggit Soraya saat hadir dalam Evaluasi Jaring AUD di Aula B Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Selasa (5/8/2025).
SAPA PESERTA - Bunda PAUD Kota Pekalongan Hj Inggit Soraya saat hadir dalam Evaluasi Jaring AUD di Aula B Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Selasa (5/8/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Program Wajib Belajar 13 Tahun tak bisa hanya dibebankan pada sekolah dasar dan menengah. Tapi harus dimulai dari usia dini.

Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kota Pekalongan Hj Inggit Soraya, dalam kegiatan Evaluasi Jaring Anak Usia Dini (AUD) di Aula B Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Selasa 5 Agustus 2025.

Acara tersebut diikuti Plt. Kepala Dinas Pendidikan Mabruri, para Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Pekalongan, serta kader jaring AUD dari berbagai wilayah.

“Pondasi keberhasilan program wajib belajar 13 tahun harus dimulai sejak usia dini. Terutama perhatian terhadap kesehatan anak turut menjadi penentu masa depan pendidikan,” kata Inggit.

Kendati begitu, katanya, tantangan terbesar bukan pada anak-anak, tetapi pada orang tua yang belum menyadari pentingnya pendidikan sejak dini.

“Ini butuh peran kunci pada Bunda PAUD di berbagai wilayah,” tambah Inggit.

Inggit menyoroti pentingnya sinergi antara pendidikan dan kesehatan. Ia menekankan, keberhasilan program Wajib Belajar 13 Tahun sangat bergantung pada kondisi kesehatan anak.

Untuk itu, kolaborasi antara PAUD dan Posyandu perlu diperkuat.

“Kita tidak bisa bicara pendidikan saja tanpa memperhatikan kesehatan anak. Jika anak sering sakit, bagaimana bisa belajar dengan optimal?” ujarnya.

Melalui kegiatan evaluasi ini, para kader diberi ruang untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan keberhasilan di lapangan.

Harapannya, semakin banyak anak usia dini di Kota Pekalongan yang tersentuh layanan pendidikan secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Inggit memberikan apresiasi kepada seluruh kader yang bekerja senyap namun berdampak besar, di antaranya menjaring anak-anak usia dini yang belum terjangkau pendidikan seperti Kelompok Bermain (KB), PAUD, atau Taman Kanak-kanak (TK).

“Tanpa kegiatan Jaring AUD ini, Wajib Belajar 13 Tahun hanya akan jadi wacana. Justru kader dan Bunda PAUD Kelurahan punya peran vital menjangkau anak-anak yang belum bersekolah,” tegas Inggit.

Evaluasi yang dilakukan secara rutin oleh Dinas Pendidikan dan para Bunda PAUD ini tak sekadar meninjau angka.

Tapi juga merancang strategi dan membangkitkan semangat para kader untuk terus turun ke lapangan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#paud #Bunda PAUD Kota Pekalongan Hj Inggit Soraya #wajib belajar 13 tahun