METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Suasana meriah menyelimuti Green Park Seruni, Kelurahan Klego, Kota Pekalongan, Minggu 10 Agustus 2025.
Bantaran Sungai Seruni disulap menjadi kanvas raksasa yang dipenuhi ekspresi seni penuh makna.
Acara itu dalam rangkaian acara Pesta Rakyat dan Lomba Mural Piala Wali Kota dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI.
"Mural bisa menjadi media komunikasi positif antara masyarakat dan pemerintah. Aspirasi masyarakat juga dapat tersampaikan secara konstruktif," kata Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Hj Balgis Diab seusai menyerahkan piala kepada para pemenang lomba mural dalam acara tersebut.
Balgis menambahkan, revitalisasi bantaran sungai tak hanya mempercantik kota tetapi membawa manfaat ekonomi dan sosial nyata.
“Dari lahan tak produktif kini jadi lahan yang hidup, tempat aspirasi warna-warni berbicara,” ujarnya.
Balgis selama kunjungan tampak akrab berdialog dengan para pelukis mural, menatap detail visual yang disajikan. Salah satunya, yang bertema “Lesehan Sego Megono”, kekayaan kuliner local.
Pada mural itu, menyiratkan ikatan emosional pada Sungai Seruni. Warna-warna cerah mural menyulap bantaran sungai menjadi galeri urban yang hidup, menyatu dengan aktivitas ekonomi, kreativitas, dan kenangan komunitas.
Selain lomba mural, acara ini juga sebagai momentum penguatan ekonomi lokal, kolam budidaya ikan patin di Green Park Seruni difungsikan sebagai sumber gizi dan pendapatan warga.
“Ikan patin kaya protein. Dapat membantu menekan angka stunting dan memberikan manfaat kesehatan bagi anak dan keluarga petani ikan,” kata Balgis berkesempatan berdialog dengan pengelola tambak ikan patin, sekaligus turut memberikan pakan ikan di beberapa kolam.
Ketua Seruni Green Park, Johan, mengatakan, lomba Mural kali ini diikuti 38 peserta, 70 persen berasal dari luar kota.
Tema mural kali ini memang mengangkat lingkungan, pertanian, pariwisata serta UMKM lokal. Peserta bebas berekspresi di tanggul Sungai, sepanjang Klego Green Park.
Masing-masing karya, wajib menyampaikan pesan moral seperti ajakan menjaga alam dan kebersamaan warga.
Acara ini, juga menjadi puncak dari rangkaian Gebyar Kemerdekaan Klego Fair 2025 (8—10 Agustus) yang ditandai dengan bazar kuliner, lomba layang-layang, fun football, tarik tambang, catur, jalan sehat, kontes vokal, dan pesta rakyat.
Selain hiburan dan seni, lomba mural juga memberikan peluang ekonomi bagi seniman lokal dan pelaku UMKM yang meramaikan bazar.
Ditambahkan Johan, acara ini bukan sekadar lomba, tapi menjadi misi baru untuk menjadikan Kawasan Sungai Seruni sebagai destinasi wisata air kreatif.
Untuk itu, pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan PSDA Provinsi, untuk menjajaki agar kawasan ini layak dikembangkan secara lebih masif. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla