Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Polres Pekalongan Kota Membantu Korban Kebakaran Lewat Program BATIK

Lutfi Hanafi • Selasa, 12 Agustus 2025 | 03:15 WIB
SERAHKAN - Mewakili Polres Pekalongan Kota, Bendahara Program BATIK Iptu Lestari, serahkan bantuan kepada warga terdampak.
SERAHKAN - Mewakili Polres Pekalongan Kota, Bendahara Program BATIK Iptu Lestari, serahkan bantuan kepada warga terdampak.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Musibah bisa datang kapan saja. Namun di tengah duka, masih ada uluran tangan yang membawa secercah harapan.

Itulah yang dirasakan keluarga Suparno, warga Jalan Sulawesi Gang 2, Kelurahan Bendan Kergon, Kota Pekalongan, yang rumahnya ludes dilalap si jago merah.

Polres Pekalongan Kota hadir lewat Program “BATIK” (Bersama Amanah Tumbuhkan Infak Kamtibmas), memberikan bantuan uang tunai senilai Rp1.000.000 pada Jumat 8 Agustus 2025.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Iptu Lestari, bendahara Program BATIK, didampingi Aiptu M Khaeron, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bendan Kergon.

“Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban keluarga korban. Terima kasih atas kepedulian Polres Pekalongan Kota,” kata Hasan, ketua RT setempat yang penuh haru.

Di hari yang sama, semangat berbagi Polres Pekalongan Kota berlanjut di Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Iptu Lestari bersama Aiptu Tutut Winarto, Bhabinkamtibmas setempat, membagikan beras 5 kg kepada 10 warga kurang mampu.

Bantuan ini menjadi penopang dapur rumah warga di tengah tekanan ekonomi yang kian berat.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, melalui Iptu Purno Utomo, selaku Ps. Kasi Humas, menjelaskan, Program BATIK adalah wujud nyata kepedulian polisi terhadap masyarakat.

“BATIK tidak hanya membantu korban musibah, tapi juga meringankan beban warga kurang mampu. Harapannya, hubungan Polri dan masyarakat semakin erat demi terciptanya kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Dengan terus berjalan dan menyasar mereka yang membutuhkan, Program BATIK tak sekadar menjadi program sosial, tetapi juga jembatan hati antara polisi dan warga Kota Batik.

Karena di balik seragam dan kewenangan, ada rasa kemanusiaan yang tak boleh padam. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Polres Pekalongan Kota #Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi #Program BATIK