Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

UMKM Pekalongan Bebas dari Pinjol, Pemkot Buka Akses Modal Murah

Lutfi Hanafi • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 02:15 WIB
TUNJUKKAN - Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat menunjukkan nota kesepakatan dengan PIP, pada Kamis (14/8/2025) kemarin di Kantor PIP, Jakarta.
TUNJUKKAN - Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat menunjukkan nota kesepakatan dengan PIP, pada Kamis (14/8/2025) kemarin di Kantor PIP, Jakarta.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Ada kabar segar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Pekalongan.

Mereka tak harus meminjam ke pinjaman online (pinjol) atau rentenir untuk mengembangkan usaha.

Kabar baik ini datang setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menandatangani Nota Kesepakatan dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di Kantor PIP, Jakarta pada Kamis kemarin 14 Agustus 2025.

Baca Juga: PKK Kota Pekalongan Gaungkan Sinergi Lintas Peran Demi Kesejahteraan Warga
 
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menegaskan, langkah ini penting untuk memutus mata rantai ketergantungan pada sumber modal yang merugikan.

“Selama ini kita membatasi permodalan lewat rentenir, pinjol, dan sebagainya. Alhamdulillah, sekarang sudah ada MoU dengan PIP. Semoga ini membawa berkah dan manfaat bagi UMKM Kota Pekalongan,” katanya, Jumat 15 Agustus 2025.

Kerja sama ini menjadi angin baru bagi UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Pekalongan.

Baca Juga: Pasar Darurat Kota Pekalongan segera Dibongkar, Ini Rencana Pemkot

Lebih dari 90 persen, unit usaha di kota batik ini digerakkan oleh sektor UMKM, mulai dari industri batik, kerajinan, kuliner, hingga jasa.

Lewat MoU ini, Pemkot Pekalongan dan PIP sepakat memperluas akses pembiayaan murah, memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kemampuan manajerial, serta membuka peluang pasar.

Bukan hanya di tingkat nasional, tapi juga hingga ekspor.

Baca Juga: Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Turun Gunung Jual Beras Murah ke Warga

Menurutnya, saat ini tercatat 160 UMKM yang tergabung di Dekranasda Kota Pekalongan, belum termasuk ratusan lainnya di pasar tradisional, pusat grosir, dan sentra usaha.

“Semangat dan niat kami adalah terus meningkatkan UMKM agar makin berdaya dan sejahtera,” tambahnya.

Direktur Utama PIP, Ismed Saputra, menyebutkan, kerja sama ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat pembiayaan sektor produktif di daerah.

Baca Juga: AI Jadi Senjata Baru UKM Kota Pekalongan untuk Menembus Pasar Nasional

“Kami ingin memastikan pelaku UMKM yang punya potensi besar bisa mendapat akses modal yang terjangkau dan berkelanjutan. Pekalongan punya kekuatan ekonomi unik, seperti batik dan industri kreatif, yang perlu kita dorong agar bisa bersaing di pasar lebih luas,” jelasnya.

Dengan akses modal yang lebih sehat dan terjangkau ini, UMKM Pekalongan diharapkan bisa melangkah lebih mantap, tanpa bayang-bayang bunga mencekik dari pinjaman ilegal. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kerjasama #pinjalam online #Pusat Investasi Pemerintah (PIP) #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid