Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

ASN Pemkot Pekalongan Adu Sabar di Kolam Ikan, Dispenser hingga Ember Jadi Rebutan

Lutfi Hanafi • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 02:35 WIB

 

STRIKE - Salah satu peserta memancing dalam rangka HUT RI Pemkot Pekalongan saat dapat ikan, Kamis (14/8/2025).
STRIKE - Salah satu peserta memancing dalam rangka HUT RI Pemkot Pekalongan saat dapat ikan, Kamis (14/8/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pagi itu, suasana di area kolam ikan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berubah tak biasa.

Deretan pejabat, kepala dinas, hingga staf ASN duduk berjejer sambil memegang joran, menatap permukaan air dengan penuh harap.

Bukan untuk santai atau melepas penat di akhir pekan, melainkan demi memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI 2025.

Baca Juga: PKK Kota Pekalongan Gaungkan Sinergi Lintas Peran Demi Kesejahteraan Warga

Untuk pertama kalinya, Pemkot Pekalongan menggelar lomba memancing antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ide ini muncul dari keinginan panitia untuk menghadirkan kegiatan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Pesertanya luar biasa antusias. Hampir semua OPD mengirimkan perwakilan. Total ada 60 peserta, masing-masing diwakili dua orang,” kata Mualim, panitia HUT ke-80 RI tingkat Pemkot Pekalongan, Kamis 14 Agustus 2025.

Baca Juga: Pasar Darurat Kota Pekalongan segera Dibongkar, Ini Rencana Pemkot

Tidak ada syarat rumit untuk ikut lomba ini. Peserta cukup membawa joran sendiri dan menggunakan umpan pelet yang sudah disediakan panitia.

Aturannya jelas, tidak boleh pakai pancing double, dan umpan dari luar dilarang.

Menambah semarak, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pekalongan menebar 300–400 ekor ikan nila, termasuk “raksasa” seberat 1,5 kilogram. Lomba berlangsung selama 90 menit.

Baca Juga: Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Turun Gunung Jual Beras Murah ke Warga

Pemenang bukan ditentukan dari banyaknya ikan, melainkan berat satu ekor ikan terbesar yang berhasil ditangkap.

“Lomba ini bukan sekadar hiburan, tapi latihan kesabaran, kejujuran, dan ketelatenan. Nilai-nilai yang relevan dengan tugas ASN sehari-hari,” jelas Mualim.

Hasilnya, Bapperida keluar sebagai juara pertama dengan ikan seberat 706 gram, disusul Dinas Kominfo (603 gram) dan Kecamatan Pekalongan Timur (400 gram).

Baca Juga: AI Jadi Senjata Baru UKM Kota Pekalongan untuk Menembus Pasar Nasional

Yang bikin unik, hadiah lomba ini bukan piala, tapi perlengkapan kantor seperti dispenser, kipas angin, ember, hingga peralatan lain yang bisa dipakai di tempat kerja.

“Selain bermanfaat, hadiah ini bisa jadi kenang-kenangan di kantor masing-masing,” tambah Mualim sambil tersenyum.

Salah satu peserta, Sri Mulyani, mengaku ini pengalaman pertamanya memancing.

Baca Juga: Pahlawan Nasional dari Batang Kenalkan Paham Kemerdekaan Berarti Membangun Lewat Jalur Dakwah, Jauh Sebelum Kemerdekaan 

“Seru sekali walau cuma dapat dua ekor. Tantangannya di umpan pelet yang cepat hancur, beda kalau pakai udang. Tapi justru itu yang bikin seru. Semoga tahun depan ada lagi,” ucapnya.

Dengan tawa, kesabaran, dan sedikit keberuntungan, lomba ini bukan hanya memperingati kemerdekaan, tapi juga mempererat hubungan antar-pegawai di Pemkot Pekalongan.

Dan siapa sangka, dispenser serta ember pun bisa jadi hadiah paling diburu hari itu. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#lomba mancing #kota pekalongan #hut ri